Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Air Bersih Akhirnya Mengalir ke Desa Kubu Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Penantian panjang masyarakat Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem terhadap akses air bersih akhirnya terjawab di penghujung tahun. Untuk pertama kalinya, air bersih resmi mengalir ke wilayah yang selama ini dikenal mengalami keterbatasan layanan dasar tersebut.
Air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang wajib mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Menyadari kondisi itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu) menghadirkan solusi nyata bagi warga Kubu yang selama puluhan tahun hanya mengandalkan air hujan.
Upaya tersebut direalisasikan melalui optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Telaga Waja. Jaringan perpipaan berskala besar dengan panjang lebih dari 70 kilometer itu dibangun di wilayah dengan kondisi topografi ekstrem. Berbagai kendala teknis yang selama ini menghambat distribusi air akhirnya dapat diatasi melalui kerja keras dan koordinasi lintas sektor.
Hasilnya, aliran air bersih kini telah menjangkau empat dusun di Desa Kubu, yakni Dusun Sambillaklak, Juntal Kelod, Juntal Kaje, dan Dusun Poh Tebel. Bagi warga setempat, ini menjadi pengalaman pertama menikmati aliran air bersih secara langsung.
“Sudah lama masyarakat menantikan air bersih. Selama ini hanya bisa memanfaatkan air hujan, di akhir tahun ini, kita bersyukur mimpi itu akhirnya terwujud,” ungkap Bupati Gus Par.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam penyediaan air bersih juga ditunjukkan melalui penanganan Rumah Pintar Muntigunung. Selama hampir 15 tahun, fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara optimal akibat kerusakan pompa air.
Awalnya, estimasi kebutuhan perbaikan diperkirakan sekitar Rp70 juta. Namun melalui program CSR PDAM, bantuan yang dapat dicairkan hanya sebesar Rp15 juta. Setelah dilakukan pengecekan lebih mendalam, kebutuhan riil perbaikan ternyata mencapai hampir Rp300 juta.
Tidak berhenti pada keterbatasan tersebut, Bupati Gus Par kembali berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak. Melalui kolaborasi lintas sektor, perbaikan akhirnya dapat direalisasikan hingga sumur bor di Rumah Pintar Muntigunung kini berhasil mengeluarkan air bersih.
Tahap berikutnya, pemerintah daerah akan memfokuskan pembangunan jaringan perpipaan agar air bersih tersebut dapat dialirkan langsung ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Sebagai langkah strategis berkelanjutan, Pemkab Karangasem juga menyiapkan alokasi dana APBD sebesar Rp1 miliar per desa khusus untuk mendukung penyediaan air bersih hingga ke wilayah pelosok.
Selain itu, solusi jangka menengah disiapkan dengan memanfaatkan sumber air dari kawasan Danau Kintamani, Kabupaten Bangli. Program ini didukung CSR Bank BPD Bali dan direncanakan mulai dimanfaatkan pada awal tahun 2026 untuk menarik air menuju wilayah Kubu.
Program tersebut akan dikerjasamakan dengan PDAM melalui pembangunan jaringan perpipaan berbasis sistem gravitasi. Skema ini dinilai lebih efisien karena mampu menyalurkan air ke wilayah bawah tanpa memerlukan pompa dan biaya listrik tinggi. Dengan anggaran sekitar Rp1 miliar, pemerintah bahkan berpotensi menghadirkan hingga tiga sumber air baru dari kawasan Danau Kintamani.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Gus Par mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun.
“Apa yang sudah kita bangun bersama mohon dijaga. Awasi jaringan pipa agar tidak bocor atau disambung tanpa pemberitahuan, karena itu berdampak pada biaya operasional dan listrik,” pesannya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3742 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1677 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang