Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Puncak Musim Hujan Bali Diprediksi Januari–Februari

Senin, 19 Januari 2026, 10:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Puncak Musim Hujan Bali Diprediksi JanuariFebruari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Wilayah Bali saat ini masih berada dalam periode musim penghujan dengan potensi cuaca ekstrem yang perlu terus diwaspadai masyarakat. 

Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Eka Putra Wirawan, menyampaikan bahwa puncak musim hujan di Bali diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.

"Bulan Januari wilayah Bali masih masuk dalam musim penghujan, dan diperkirakan puncak musim penghujan berada di Januari atau Februari, jadi hingga Februari kedepan masih perlu diwaspadai potensi hujan lebat," paparnya, Minggu (19/1/2026).

Seiring dengan kondisi tersebut, Eka Putra Wirawan mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Bali agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem. Intensitas hujan lebat masih berpeluang terjadi dalam beberapa pekan ke depan, sejalan dengan puncak musim penghujan yang belum berakhir.

"Jadi kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas lebat masih berpotensi terjadi. Demikian juga dengan dampak angin kencang terutama di bali bagian selatan. Potensi gelombang tinggi juga masih perlu diwaspadai terutama di pesisir selatan Bali", imbau Putra.

Ia menegaskan, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, kawasan rawan bencana, hingga wilayah pesisir diharapkan lebih berhati-hati dan terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, mengingat potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu selama puncak musim hujan berlangsung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami