Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
WNA Rusia Ditemukan Tewas Tubuh Membiru di Vila Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Suasana duka menyelimuti kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, setelah seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia ditemukan meninggal dunia di vila tempat tinggalnya, Selasa (27/1/2026).
Korban diketahui bernama Titov Roman (41). Ia sejak Juni 2025 menetap di sebuah vila di kawasan Ubudon, Lingkungan Bentuyung Sakti, Kelurahan dan Kecamatan Ubud.
Informasi meninggalnya korban pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 11.45 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Ubud bersama tim identifikasi Polres Gianyar dan tenaga medis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, menyampaikan bahwa dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 21.30 WITA, korban sempat terdengar berteriak meminta pertolongan dari dalam kamar. Salah satu saksi, Velodina Ekaterina, mengaku mendengar teriakan tersebut.
Saksi lainnya, Trubnikov Ilia, kemudian memeriksa kamar korban dan mendapati Titov Roman masih dalam kondisi hidup. Saat itu, korban berada dalam posisi duduk bersila menyerupai posisi yoga dan hanya mengenakan handuk. Tidak terlihat adanya kondisi mencurigakan pada diri korban.
Namun, keesokan harinya, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, Trubnikov Ilia merasa curiga karena lampu kamar korban masih menyala sejak malam sebelumnya. Saat kamar kembali diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan kaki menyilang dan sebagian tubuhnya telah berubah warna kebiruan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pengelola vila dan diteruskan ke pihak kepolisian serta puskesmas setempat. Tim medis dari Puskesmas Ubud I yang tiba sekitar pukul 12.30 WITA memastikan korban telah meninggal dunia.
Pemeriksaan luar menunjukkan korban mengalami henti jantung, tidak terdapat denyut nadi, pupil mata tidak bereaksi terhadap cahaya, serta ditemukan lebam dan kaku mayat. Secara kasat mata, tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan fisik.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat henti jantung. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan,” ungkap Kompol Putra Antara.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban berupa paspor, telepon genggam, kartu kredit, serta beberapa obat-obatan untuk kepentingan penyelidikan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ari Canti Mas sekitar pukul 14.24 WITA sambil menunggu tindak lanjut dari pihak keluarga di negara asal.
Kapolsek Ubud menegaskan bahwa hingga saat ini peristiwa tersebut diduga sebagai kematian tanpa unsur pidana. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh.
“Kami tetap berkoordinasi dengan pihak medis. Jika diperlukan, akan dilakukan visum atau autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang