Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Kolaborasi Pemkot-INTI Bali, 700 Lampion Meriahkan Imlek dan HUT Denpasar 2026
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar berkolaborasi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali akan menggelar Festival Cahaya Lampion dalam rangka menyambut Perayaan Imlek 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar.
Festival Cahaya Lampion dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Februari 2026. Sebanyak 700 lampion akan menghiasi kawasan pusat Kota Denpasar, membentang dari Jalan Gajah Mada hingga depan Kantor Wali Kota Denpasar, termasuk Jalan Kartini, guna menghadirkan suasana Imlek yang meriah, tertata, dan penuh makna kebersamaan.
Rencana penyelenggaraan festival ini terungkap saat Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima audiensi Perhimpunan INTI Bali pada Senin (9/2) di Kantor Wali Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menegaskan Festival Cahaya Lampion menjadi wujud harmoni budaya Tionghoa dengan nilai-nilai lokal Bali.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga sarana edukasi, penguatan hubungan sosial, pendukung pariwisata budaya, serta penegas citra Bali sebagai ruang persatuan dalam keberagaman.
“Selamat merayakan Imlek 2026. Festival ini mencerminkan harmoni budaya Tionghoa dengan kearifan lokal Bali, sekaligus menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan persatuan di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.
Dalam rangkaian festival, kawasan Jalan Kartini juga akan diramaikan dengan kuliner khas Tionghoa. Wilayah ini sejak lama dikenal sebagai pusat aktivitas dan perkumpulan masyarakat Tionghoa di Kota Denpasar, sehingga kehadiran kuliner khas diharapkan mampu memperkuat nuansa Imlek.
“Dengan adanya kuliner khas Tionghoa di Jalan Kartini, suasana perayaan Imlek di Kota Denpasar akan terasa semakin hidup dan berkarakter,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Denpasar juga merencanakan penataan kawasan Jalan Kartini agar memiliki ciri khas budaya Tionghoa, tanpa mengganggu pelaksanaan adat dan tradisi setempat, termasuk saat berlangsungnya upacara adat seperti ngaben.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti menjelaskan bahwa pemasangan lampion dilakukan melalui kolaborasi dengan Perhimpunan INTI Bali. Untuk beberapa titik yang belum terjangkau, pemasangan akan difasilitasi langsung oleh INTI Bali.
“Festival Lampion ini menjadi simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan masa depan. Lampion juga dimaknai sebagai penerang di tengah kegelapan, penolak nasib buruk, serta simbol kebersamaan keluarga, dengan warna merah yang merepresentasikan kemakmuran,” jelas Riyastiti.
Festival Cahaya Lampion juga akan dirangkaikan dengan Cafe Festival yang melibatkan pelaku UMKM lokal di sepanjang kawasan Jalan Gajah Mada, di antaranya Bhineka Djaja, Pizza Tjahaja, Kafe Jago, BKKOFFEE, dan Terasa Seperti Kopi Minggu.
Selain itu, festival akan dimeriahkan dengan penampilan musik akustik yang diisi pemuda dan pemudi Kota Denpasar. Performa ini akan digelar di sejumlah coffee shop di sepanjang Jalan Gajah Mada sebagai wadah pengembangan kreativitas generasi muda.
Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta menambahkan, dalam rangka perayaan Imlek 2026 dan HUT ke-238 Kota Denpasar, INTI Bali juga akan menggelar Senam Bersama bertajuk “Satu Langkah Banyak Warna, Merajut Kebersamaan” pada 15 Februari 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar.
Baca juga:
Parade Nusantara Festival Imlek Bersama 2025 di Denpasar, Perayaan Keberagaman dan Harmoni
Selain senam bersama, INTI Bali juga akan melaksanakan kegiatan sosial berupa kerja bakti dan donor darah. Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2026 di Restoran Hongkong Garden.
“Perayaan ini rutin kami laksanakan mengingat Kota Denpasar merupakan kota yang menjunjung tinggi toleransi dalam keberagaman,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang