Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Api Dupa Diduga Picu Kebakaran Rumah di Busungbiu

Selasa, 10 Februari 2026, 17:08 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Api Dupa Diduga Picu Kebakaran Rumah di Busungbiu.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Rumah milik Komang Febrianto (42) di Jalan Raya Busungbiu–Pupuan, Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, terbakar pada Selasa (10/9) dini hari. Musibah kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dupa yang jatuh ke kasur di dalam rumah korban.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Melihat api mulai membesar, warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun upaya tersebut tidak mampu menjinakkan api yang dengan cepat membesar. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

"Tetangga korban melihat api sudah membesar di rumah korban, kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada korban, sambil meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api," jelasnya.

Menurut Iptu Yohana, kobaran api dengan cepat menghanguskan sebagian besar isi rumah korban. Sekitar pukul 03.00 Wita, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, kebakaran diduga dipicu oleh percikan bara api dari dupa yang digunakan korban saat melakukan persembahyangan di dalam rumah.

“Diduga bara api dupa jatuh ke tempat tidur sehingga memicu kebakaran. Namun demikian, penyebab pasti masih didalami,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta. Sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, di antaranya dua unit kulkas, dua unit spring bed, televisi, kompor gas, speaker aktif, dispenser, kipas angin, perhiasan, serta berbagai surat penting.

Berkaca dari kejadian ini, Iptu Yohana mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam meletakkan dupa saat melakukan persembahyangan di dalam rumah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami