Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PUPR Denpasar Gunakan Vacuum Jetting Atasi Drainase Mampet

Minggu, 15 Februari 2026, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PUPR Denpasar Gunakan Vacuum Jetting Atasi Drainase Mampet.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Di tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar mulai menggunakan mobil vacuum jetting untuk pembersihan saluran drainase. 

Kehadiran armada ini diharapkan mampu mempercepat penanganan drainase mampet, khususnya pada saluran yang sulit dijangkau petugas secara manual.

Kabid Sumber Daya Air PUPR Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, menjelaskan pihaknya kini telah memiliki dua unit mobil vacuum jetting yang siap dioperasikan untuk mendukung pemeliharaan sistem drainase di Denpasar.

"Pengadaan mobilnya tahun 2025 kemarin, di tahun 2026 kedua mobil ini mulai kami fungsikan," paparnya, Minggu (15/2/2026).

Ia menyebutkan, pengadaan dua unit mobil vacuum jetting tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp10 miliar. Mobil ini memiliki fungsi ganda, yakni untuk penyemprotan sekaligus penyedotan endapan lumpur di saluran drainase.

"Ada dua tabung, satu untuk air besih yang dipakai menyemprot. Tekanan semprotan airnya 200 sampai 300 liter per detik. Ini sangat kuat bahkan bisa merusak beton," ungkapnya.

Menurutnya, sebelum dilakukan penyedotan, endapan lumpur di dalam drainase akan disemprot hingga mencair dan berubah menjadi bubur. Setelah itu, lumpur tersebut disedot menggunakan mesin dengan kapasitas daya tampung masing-masing 2.500 dan 5.000 meter kubik.

Saat ini, PUPR Denpasar memfokuskan penanganan drainase di tepi jalan serta melayani berbagai pengaduan yang disampaikan masyarakat. Aduan yang masuk didominasi persoalan saluran air yang tersumbat.

"Ada banyak pengaduan yang kami terima terkait drainase mampet. Namun rata-rata penyebabnya karena sampah. Pihaknya mengatakan, banyak masyarakat yang menyebut jika drainase tersebut tak pernah dikeruk," paparnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air maupun sungai.

"Kami mengajak masyarakat ikut menjaga bersama lingkungannya dengan tidak membuang sampah ke saluran air dan sungai. Karena petugas jumlahnya terbatas, tak bisa melayani semua sekaligus," paparnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami