Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
PUPR Denpasar Gunakan Vacuum Jetting Atasi Drainase Mampet
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar mulai menggunakan mobil vacuum jetting untuk pembersihan saluran drainase.
Kehadiran armada ini diharapkan mampu mempercepat penanganan drainase mampet, khususnya pada saluran yang sulit dijangkau petugas secara manual.
Baca juga:
Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Rutin Bersihkan Sampah di Sungai, Drainase dan Saluran Air
Kabid Sumber Daya Air PUPR Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, menjelaskan pihaknya kini telah memiliki dua unit mobil vacuum jetting yang siap dioperasikan untuk mendukung pemeliharaan sistem drainase di Denpasar.
"Pengadaan mobilnya tahun 2025 kemarin, di tahun 2026 kedua mobil ini mulai kami fungsikan," paparnya, Minggu (15/2/2026).
Ia menyebutkan, pengadaan dua unit mobil vacuum jetting tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp10 miliar. Mobil ini memiliki fungsi ganda, yakni untuk penyemprotan sekaligus penyedotan endapan lumpur di saluran drainase.
"Ada dua tabung, satu untuk air besih yang dipakai menyemprot. Tekanan semprotan airnya 200 sampai 300 liter per detik. Ini sangat kuat bahkan bisa merusak beton," ungkapnya.
Menurutnya, sebelum dilakukan penyedotan, endapan lumpur di dalam drainase akan disemprot hingga mencair dan berubah menjadi bubur. Setelah itu, lumpur tersebut disedot menggunakan mesin dengan kapasitas daya tampung masing-masing 2.500 dan 5.000 meter kubik.
Saat ini, PUPR Denpasar memfokuskan penanganan drainase di tepi jalan serta melayani berbagai pengaduan yang disampaikan masyarakat. Aduan yang masuk didominasi persoalan saluran air yang tersumbat.
"Ada banyak pengaduan yang kami terima terkait drainase mampet. Namun rata-rata penyebabnya karena sampah. Pihaknya mengatakan, banyak masyarakat yang menyebut jika drainase tersebut tak pernah dikeruk," paparnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air maupun sungai.
"Kami mengajak masyarakat ikut menjaga bersama lingkungannya dengan tidak membuang sampah ke saluran air dan sungai. Karena petugas jumlahnya terbatas, tak bisa melayani semua sekaligus," paparnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 394 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 346 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang