Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Koster Tegaskan Bali Bersih Jadi Atensi Presiden di Rakor Forkopimda Plus
bbn/dok Humas Pemprov Bali/Koster Tegaskan Bali Bersih Jadi Atensi Presiden di Rakor Forkopimda Plus.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam rapat koordinasi nasional beberapa waktu lalu, Wayan Koster menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus tingkat Provinsi serta Kota/Kabupaten se-Bali. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wiswasabha, Denpasar, Kamis (19/2/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan Bali, khususnya dalam menjaga kualitas lingkungan, memperkuat tata kelola pariwisata, serta memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan sesuai visi Bali Era Baru.
Gubernur Bali menegaskan bahwa Presiden RI memberikan perhatian khusus terhadap Bali sebagai destinasi wisata dunia. Oleh karena itu, berbagai persoalan yang berpotensi merusak citra pariwisata harus ditangani secara serius dan terpadu.
“Sesuai arahan Presiden, Bali mendapat perhatian khusus karena merupakan tujuan wisata dunia. Salah satu yang menjadi penekanan adalah persoalan sampah, terutama sampah di pantai yang dapat merusak citra pariwisata Bali,” tegas Gubernur Koster.
Ia mencontohkan kondisi sejumlah pantai, salah satunya Pantai Kuta, yang kerap mengalami peningkatan volume sampah kiriman pada musim tertentu, terutama Desember hingga Januari akibat arus laut. Untuk itu, seluruh pemerintah kabupaten/kota diminta mengambil langkah konkret dan berkelanjutan.
“Kita tidak hanya menangani sampah di pantai, tetapi juga sampah di daratan, sungai, dan danau. Ini harus menjadi gerakan bersama. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat harus terlibat aktif,” ujarnya.
Upaya tersebut sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Bali melalui Gerakan Bali Bersih Sampah di Sungai, Laut, dan Pantai se-Bali yang akan dicanangkan serentak pada 1 Maret 2026. Program ini melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, desa adat, komunitas lingkungan, serta masyarakat luas untuk menjaga ekosistem dan citra pariwisata Bali.
Selain isu sampah, rapat koordinasi juga membahas penertiban spanduk dan reklame ilegal, penataan kabel listrik dan telekomunikasi, pengendalian kemacetan lalu lintas, penguatan keamanan dan ketertiban, serta pengendalian alih fungsi lahan produktif.
Gubernur Koster menegaskan seluruh kepala daerah di Bali harus mengambil langkah tegas dan terukur dalam menjaga kualitas lingkungan, estetika wilayah, serta keberlanjutan pembangunan.
“Kita harus bergerak bersama, memperkuat koordinasi, dan memastikan Bali tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi tanggung jawab seluruh pemerintah kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.
Berdasarkan data indikator makro pembangunan, Bali mencatat pertumbuhan ekonomi 5,82 persen, tingkat kemiskinan 3,42 persen, serta tingkat pengangguran terbuka 1,45 persen, yang termasuk terendah secara nasional.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang