Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemuda asal NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Penginapan Padangsambian Kaja

Senin, 23 Februari 2026, 19:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pemuda asal NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri di Penginapan Padangsambian Kaja.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pemuda asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial YAK (23) ditemukan meninggal dunia di kamar penginapan di Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh penjaga penginapan bernama Ketut Suriati (55). Saksi mendatangi kamar korban untuk mengingatkan bahwa waktu check out telah lewat. Namun, setelah pintu kamar diketuk berulang kali, tidak ada respons dari dalam.

Saksi kemudian mencoba menghubungi telepon seluler korban. Meski nada dering terdengar dari dalam kamar, panggilan tidak diangkat. Saat pintu kamar didorong sedikit, saksi melihat korban telah tergantung.

“Setelah pintu sedikit terbuka, saksi melihat korban tergantung menggunakan tali warna merah,” jelas Iptu Adi, Senin (23/2/2026) siang.

Penemuan tersebut dilaporkan kepada pemilik penginapan dan diteruskan ke pihak kepolisian. Personel Polsek Denpasar Barat bersama Unit Identifikasi Polresta Denpasar langsung mendatangi lokasi kejadian.

 

"Korban ditemukan tergantung di belakang pintu kamar menggunakan tali sepatu warna merah yang diikatkan pada lubang ventilasi, dengan posisi tubuh menghadap ke timur, kedua tangan lurus mengepal, dan kedua kaki lurus ke bawah," ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban mengenakan kaos putih, celana panjang training hitam, serta jaket hitam. Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang, di antaranya obat-obatan berupa paracetamol dan asam mefenamat, sebuah kursi yang diduga digunakan sebagai pijakan, satu unit telepon seluler merek Vivo dalam kondisi menyala, serta beberapa minuman dan botol bekas.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju kamar jenazah RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

"Penyebab korban gantung diri masih didalami," bebernya.

Catatan redaksi: 
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami