Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Pemuda Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Shortcut Gitgit, Diduga Bunuh Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga bunuh diri di bawah Jembatan Shortcut titik 7 A, Kamis (26/2) siang.
Korban diketahui berinisial I PGPNT (22), warga asal Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Wayan Somarata (54). Saksi curiga setelah melihat sepeda motor jenis Honda Sonic dengan nomor polisi DK 2069 UBQ milik korban terparkir di pinggir jembatan sejak pagi hari.
Baca juga:
Kasus Bunuh Diri di Bangli Masih Tinggi
"Awalnya, saksi mengira pemilik motor sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Namun saat kembali dari kebun motor tersebut masih berada di lokasi sehingga menimbulkan kecurigaan," ungkap Iptu Yohana.
Saksi kemudian berinisiatif mencari pemilik kendaraan tersebut dan melakukan pengecekan bersama warga sekitar. Setelah menelusuri area di bawah jembatan, korban ditemukan dalam kondisi tewas, tergeletak di dasar jurang dengan mengenakan jaket dan celana panjang berwarna hitam.
"Petugas gabungan langsung diterjunkan ke TKP untuk mengevakuasi jenazah korban," terangnya.
Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas 2 Sukasada dan Inafis Polres Buleleng, korban mengalami patah tulang pada bagian kaki, luka di kepala, serta pendarahan dari mulut. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Buleleng.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal akibat terjatuh dari jembatan tersebut. Sementara penyebab korban nekat melakukan aksi ulah pati masih dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak keluarga.
“Berdasarkan temuan di lokasi dan keterangan saksi, korban diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan,” tandas Iptu Yohana.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8475 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5825 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar