Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Sekolah di Denpasar Didorong Jadi Garda Depan Pengelolaan Sampah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber dengan melibatkan satuan pendidikan sebagai garda terdepan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Bagi Satuan Pendidikan di Kota Denpasar yang digelar di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (6/3).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti unsur PGRI Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SD, SMP dan SMA negeri maupun swasta se-Kota Denpasar, serta instansi terkait lainnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang juga menjabat Ketua PGRI Provinsi Bali, unsur Forkopimda, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum untuk mengetahui komitmen satuan pendidikan dalam mendukung program pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah dijalankan Pemkot Denpasar.
"Kami yakin para satuan pendidikan dan tenaga pendidik di Kota Denpasar telah lama menjalankan program pengelolaan sampah berbasis sumber baik itu disekolah masing-masing dan juga menjadi garda terdepan di lingkungannya," katanya.
Ia menjelaskan, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol saat berkunjung ke Kota Denpasar. Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Denpasar diminta memperkuat langkah konkret pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai upaya mengantisipasi kondisi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.
"Langkah paling pritoritas tentu saja mengintensifkan pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dilingkup rumah tangga dan di sekolah. Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan sosialisasi secara intensif kepada seluruh elemen dan juga pembagian komposter," ungkapnya.
Program ini juga diperkuat melalui Instruksi Wali Kota Denpasar Nomor 100.3.4.3/1/HK Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. Instruksi tersebut mengatur sejumlah langkah, di antaranya pemilahan sampah di sumber, pengumpulan sampah anorganik bernilai ekonomis melalui bank sampah, pengolahan sampah organik, serta pengurangan penggunaan kemasan sekali pakai terutama plastik.
Selain itu, satuan pendidikan juga didorong untuk melibatkan seluruh warga sekolah dalam program peduli lingkungan, menerapkan pemilahan sampah di lingkungan sekolah, serta membentuk kebiasaan siswa dalam mengelola sampah sejak dini.
Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang untuk menanamkan kebiasaan hidup berkelanjutan bagi generasi muda.
"Sosialisasi diharapkan tidak sampai disini tapi berkelanjutan. Mulai dari saat ini kami Pemkot Denpasar mohon dukungan satuan pendidikan di Kota Denpasar. Karena jika gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber dilakukan serentak seluruh lapisan dan elemen di masyarakat pasti penanganan sampah di Kota Denpasar akan terealisasi, " ujar Wali Kota Jaya Negara.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan kepada seluruh satuan pendidikan di Kota Denpasar agar menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis sumber.
"Kami sampaikan juga kegiatan pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi program prioritas Pemkot Denpasar. Semuanya didukung oleh komitmen unsur PGRI dan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SD, SMP dan SMA Negeri dan Swasta se-Kota Denpasar," jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Denpasar juga tengah menyiapkan sistem kompetisi sekolah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis sumber yang akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Guru pada November mendatang.
Baca juga:
Bupati Adi Arnawa Tinjau TPST Kapal, Janjikan Penyenderan dan Dukungan Pengelolaan Sampah
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Denpasar Drs. I Ketut Suarya menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program pengelolaan sampah berbasis sumber yang digagas Pemerintah Kota Denpasar.
"Kami segera akan menindaklanjuti dengan mengintesifkan sosialisi program pengelolaan sampah berbasis sumber ini untuk menajamkan kontribusi dan peran serta teman - teman di satuan pendidikan yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 865 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 730 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 553 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 525 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik