Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pemkot Denpasar Dorong Horeka di Sanur Kelola Sampah dari Sumber
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi isu utama dalam kegiatan Gathering Pariwisata bertajuk “Rejuvenate Sanur: Sinergi Membangun Pariwisata Denpasar” yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar di Hotel Prama Sanur, Sabtu (28/3).
Kegiatan ini menghadirkan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara sebagai narasumber utama yang memaparkan percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Anggota DPRD Provinsi Bali AA Gede Agung Sayoga, Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar I Wayan Maryana Wandhira, Wakil Ketua II DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, Anggota DPRD Kota Denpasar AA Gede Putra Arie Wangsa, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara juga menerima plakat penghargaan dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar dan PHRI Kota Denpasar atas dedikasi dalam mendukung pembangunan pariwisata.
Dalam paparannya, Jaya Negara menegaskan bahwa pengembangan kawasan Sanur sebagai destinasi unggulan tidak lepas dari tantangan lingkungan, khususnya peningkatan volume sampah dari sektor Horeka.
“Pengelolaan sampah berbasis sumber menjadi kunci. Kita harus menyasar langsung pelaku usaha Horeka, karena mereka memiliki peran besar dalam menghasilkan sekaligus mengelola sampah. Gathering ini menjadi momentum untuk sosialisasi sekaligus membangun komitmen bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Denpasar bersama BPPD terus mendorong pengelolaan sampah agar dapat diselesaikan di sumbernya. Beberapa wilayah di Sanur, seperti Sanur Kaja, telah berhasil mengelola sampah secara mandiri tanpa harus mengirim ke TPA.
Sementara itu, di wilayah Sanur Kauh tengah dikembangkan fasilitas pengolahan sampah dengan dukungan mesin dari Pemerintah Provinsi Bali.
“Harapannya, kawasan Sanur dapat mandiri dalam mengelola sampahnya sendiri, sehingga mampu mendukung pariwisata yang bersih dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti menambahkan bahwa pembangunan pariwisata diarahkan pada prinsip keberlanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.
Ia menegaskan, sektor Horeka memiliki peran strategis dalam implementasi pengelolaan sampah berbasis sumber, mulai dari pemilahan, pengurangan plastik sekali pakai, hingga pengolahan sampah organik.
“Sebagai sektor yang berinteraksi langsung dengan wisatawan dan menghasilkan sampah dalam jumlah besar, Horeka memiliki peran strategis dalam implementasi pengelolaan sampah berbasis sumber, mulai dari pemilahan, pengurangan plastik sekali pakai hingga pengolahan sampah organik,” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis sumber tidak hanya berkaitan dengan kebijakan penutupan TPA Suwung, tetapi juga menjadi langkah strategis menjaga kualitas lingkungan di masa depan.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi seluruh stakeholder pariwisata dalam mewujudkan pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari transformasi menuju pariwisata Denpasar yang regeneratif, berkualitas, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ketua BPPD Kota Denpasar IB Gede Agung Sidharta menambahkan bahwa sebagian besar hotel di Sanur telah menerapkan sistem pengelolaan limbah secara terstruktur.
“Di hotel-hotel sudah ada pengelolaan limbah yang terstruktur, mulai dari limbah dapur, limbah cair, hingga limbah B3. Bahkan minyak jelantah pun sudah dikelola oleh pihak ketiga,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 90 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pelaku usaha pariwisata, desa adat, akademisi, komunitas lingkungan, serta perangkat daerah terkait.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, pengelolaan sampah berbasis sumber diharapkan dapat berjalan optimal guna mewujudkan pariwisata Denpasar yang bersih dan berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli