Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
WNA Norwegia Sembuh di Bali, Koster Apresiasi RS Kasih Ibu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan Rumah Sakit Kasih Ibu kepada seorang warga negara asing (WNA) asal Norwegia yang berhasil sembuh dari penyakit autoimun.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung kepada Direktur Rumah Sakit Kasih Ibu, dr. Ni Kadek Dwi Widhyari, MM, sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan kepercayaan dunia terhadap kualitas layanan kesehatan di Bali, sekaligus mendorong penguatan sektor wisata kesehatan.
“Keberhasilan ini juga akan menjadi promosi kepada negara luar. Terima kasih Rumah Sakit Kasih Ibu atas pelayanannya,” ujar Wayan Koster saat berdialog bersama pasien asal Norwegia, Dagny Magdalene Jaeger Markussen di Jayasabha, Minggu (29/3/2026).
Dagny Magdalene Jaeger Markussen mengungkapkan dirinya telah menderita penyakit selama 18 tahun. Sejak usia 15 tahun, ia mengalami kerontokan rambut hingga penyakit dalam yang tidak dapat ditangani di negara asalnya.
Pada Oktober 2025, ia memutuskan datang ke Bali untuk menjalani pengobatan sekaligus mencari suasana yang dapat membantu pemulihan kondisi kesehatannya.
“Selama Saya berobat di Bali, Saya diberlakukan secara adil, sekarang kondisi Saya membaik, Saya sudah bisa makan, mandi, dan membawa sepeda motor sendiri. Terimakasih R.S Kasih Ibu dan Bapak Gubernur Bali, Saya selama di Bali mendapatkan kenyamanan dan orangnya ramah – ramah,” ungkap Dagny Magdalene Jaeger Markussen.
Dokter yang menangani pasien, Gede Kambayana, menjelaskan bahwa pasien sebelumnya mengeluhkan nyeri di berbagai bagian tubuh serta gangguan pernapasan yang belum diketahui penyebabnya.
“Pada bulan November 2025 kami melakukan investigasi secara mendalam, dan akhirnya dianogsisnya ketemu, dimana pasien mengalami sakit autoimun dan syukurnya kami bisa menanganinya. Meskipun pasien sudah pulih, kami tetap memberikan pelayanan rawat jalan kepada pasien,” lapor dr. Kambayana.
Keberhasilan ini diharapkan dapat semakin memperkuat citra Bali tidak hanya sebagai destinasi pariwisata, tetapi juga sebagai tujuan wisata kesehatan yang mampu memberikan layanan medis berkualitas bagi masyarakat internasional.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1704 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1580 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1520 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun