Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
Longsor Gitgit Putus Akses, 27 KK Terisolir
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bencana tanah longsor melanda Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (8/4) sore. Peristiwa ini menyebabkan akses jalan utama warga terputus dan puluhan kepala keluarga terisolir.
Perbekel Desa Gitgit, I Putu Arcana, Kamis (9/4) menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Lahan milik warga bernama Nyoman Kayun (63) dengan kemiringan sekitar 45 derajat tidak mampu menahan beban air hingga akhirnya longsor.
Material berupa tanah, bebatuan, serta sejumlah pohon seperti cengkih dan durian, bahkan pelinggih milik korban ikut terseret hingga menutup jalan akses warga. "Panjang longsor mencapai 70 meter," kata Arcana.
Dampak dari kejadian ini cukup signifikan. Sebanyak 27 kepala keluarga dilaporkan terisolir karena jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan.
Proses penanganan pun menghadapi kendala, lantaran lokasi hanya bisa dijangkau melalui jalan setapak sehingga alat berat tidak dapat dikerahkan.
"Alat berat tidak bisa masuk, karena jalan setapak. Petugas gabungan dibantu warga, hingga saat ini masih berjibaku membersihkan material, mudah-mudahan besok akses jalannya sudah bisa dibuka," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Ia juga mengungkapkan bahwa material longsor sempat terbawa aliran air dan memicu banjir bandang yang mengarah ke wilayah Pangkung Yeh Muncrat.
Timbunan material akibat banjir bandang mencapai ketebalan sekitar 1,5 meter dengan panjang 10 meter dan lebar 4 meter, sehingga jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan. "Untuk sementara akses hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki," katanya.
BPBD Buleleng mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi akibat kondisi tanah yang labil.
"Kami mengingatkan warga agar tetap waspada. Jika hujan deras kembali terjadi, potensi bencana susulan masih ada," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8370 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5788 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3622 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2448 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar