Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jembrana Terapkan Tiga Klaster Atasi Sampah, Fokus dari Hulu ke Hilir

Kamis, 16 April 2026, 18:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jembrana Terapkan Tiga Klaster Atasi Sampah, Fokus dari Hulu ke Hilir.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sampah masih menjadi perhatian masyarakat di Jembrana. Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Lingkungan Hidup mendorong pengelolaan sampah secara terintegrasi lewat pendekatan tiga klaster mulai dari hulu, tengah, hingga hilir.

Pada klaster hulu, perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus utama. Masyarakat diajak mengolah sampah dari sumber melalui program Teba Modern, Jembrana Kedas, Gang Hijau, dan penguatan bank sampah.

Di klaster tengah, pemerintah meningkatkan pengelolaan TP3SR agar proses pengumpulan dan pengolahan sampah lebih efisien serta mengurangi beban ke Tempat Pembuangan Akhir.

Sementara itu, klaster hilir menjadi tantangan terbesar karena kondisi TPA sudah overload. Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan pemanfaatan teknologi pengolahan sampah sebagai solusi jangka panjang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana, Dewa Gede Arily Candra Wisnawa mengatakan, pihaknya terus menjalankan penguatan di setiap klaster agar pengelolaan sampah lebih terarah.

“Di hulu kami dorong perubahan perilaku berbasis sumber. Untuk klaster tengah kami maksimalkan TP3SR. Kondisi TPA yang padat membuat kami menyiapkan teknologi sebagai solusi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Melalui langkah ini, pemerintah berharap penanganan sampah di Jembrana berjalan lebih menyeluruh dan mampu mengurangi persoalan di lapangan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami