Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral WNA Baku Hantam di Bar Tibubeneng, Kapolres Badung Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026, 19:58 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Viral WNA Baku Hantam di Bar Tibubeneng, Kapolres Badung Turun Tangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Jagat maya dihebohkan dengan aksi perkelahian sejumlah warga negara asing (WNA) di Bar Jade by Todd English, kawasan Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Jumat (22/5/2026) dini hari. Dalam video yang beredar, belasan WNA berbadan besar terlihat saling pukul hingga melempar gelas dan botol di dalam tempat hiburan malam tersebut.

Kericuhan itu membuat sejumlah pengunjung panik dan memilih meninggalkan lokasi karena khawatir terkena lemparan botol maupun benda lainnya. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut dengan memanggil sejumlah pihak terkait guna mendalami kronologi bentrokan.

Peristiwa ini bahkan menjadi perhatian langsung Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba bersama anggota Satreskrim Polres Badung. Polisi turun ke lokasi hiburan malam Jade by Todd English di Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan keributan pecah sekitar pukul 01.40 Wita. Saat itu, bar dipadati ratusan pengunjung WNA yang sedang berpesta.

"Polisi menduga keributan dipicu cekcok antar pengunjung yang sama-sama merupakan warga negara asing," bebernya.

Ia menjelaskan, keributan bermula dari cekcok antara kelompok WNA di meja L302 dan kelompok lain di meja L303. Kelompok di meja L302 diketahui berjumlah sekitar tujuh orang dan datang melalui reservasi promotor acara. Sementara kelompok di meja L303 berjumlah sekitar lima orang yang datang sebagai pengunjung umum.

Situasi semakin memanas ketika tiga pengunjung asing berbadan kekar dari meja D11 mendekati lokasi keributan. Petugas keamanan sempat berupaya melerai, namun bentrokan akhirnya pecah setelah salah satu pengunjung melempar gelas kaca yang mengenai pelipis pengunjung lain.

Merasa dilempar gelas, tamu dari meja D11 kemudian mendatangi meja L302 untuk melakukan balasan hingga perkelahian susulan tak terhindarkan. Aksi baku hantam tersebut direkam oleh sejumlah pengunjung dan viral di media sosial.

Aiptu Ayu Inastuti mengatakan, beberapa WNA dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Selain itu, kericuhan juga menyebabkan kerusakan cukup besar di dalam bar.

Sedikitnya 89 gelas pendek, 68 sloki, 20 gelas highball panjang, lima gelas highball pendek, dan 15 carafe besar pecah akibat bentrokan tersebut. Dari hasil olah TKP, polisi telah memeriksa sejumlah saksi mulai dari petugas keamanan, pihak manajemen, hingga pegawai bar.

"Rekaman CCTV di lokasi juga telah diamankan untuk mendalami kronologi bentrokan," terangnya.

Polisi menduga sementara keributan dipicu kesalahpahaman antar pengunjung yang berada di bawah pengaruh alkohol. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait identitas para WNA yang terlibat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami