Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
TPID Badung Tinjau Sejumlah Sentra Pangan Jelang Iduladha dan Galungan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha, Galungan, dan Kuningan. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkab Badung turun langsung meninjau sejumlah sentra pertanian dan peternakan guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman.
Peninjauan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, I Made Agus Aryawan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, Anak Agung Sagung Rosyawati, serta Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana, Kompiang Gede Pasek Wedha.
Lokasi yang dikunjungi meliputi lahan pertanian cabai, bawang merah, padi, hingga sentra peternakan sapi dan babi di wilayah Sading, Penarungan, Sangeh, Sobangan, dan Bongkasa.
Baca juga:
Badung Digitalisasi Ratusan Lontar Kuno
Menurut Agus Aryawan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi pengendalian inflasi yang fokus pada penguatan ketahanan pangan daerah menjelang hari besar keagamaan.
“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan produksi pangan strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Komoditas berupa beras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan daging menjadi penyumbang utama inflasi, sehingga perlu dipastikan produksi dan stoknya tetap aman,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, TPID juga melihat pengembangan budidaya bawang merah di Subak Guming, Desa Adat Penarungan. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menopang kebutuhan pangan Badung yang selama ini masih bergantung pada pasokan luar daerah.
Kebutuhan pangan di Kabupaten Badung disebut terus meningkat seiring tingginya konsumsi masyarakat dan kebutuhan sektor pariwisata menjelang hari raya.
Karena itu, Pemkab Badung mulai mendorong pengembangan sentra produksi pangan berbasis subak guna memperkuat distribusi dan menjaga stabilitas stok.
“Kami ingin ada sentra produksi cabai, bawang merah, maupun bawang putih dengan luas tanam yang memadai. Dengan begitu ketahanan pangan daerah lebih kuat dan gejolak harga bisa ditekan,” katanya.
Untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan masyarakat, Pemkab Badung juga menyiapkan pola contract farming bersama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana. Melalui pola tersebut, Perumda akan bertindak sebagai offtaker hasil pertanian masyarakat.
"Ketika panen raya harga biasanya turun. Kehadiran Perumda diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan hasil panen petani terserap pasar," pesannya.
Sementara itu, Kompiang Gede Pasek Wedha menegaskan pihaknya siap memperkuat hilirisasi produk pertanian dan peternakan Badung agar memiliki kepastian pasar.
“Kami ingin memastikan petani dan peternak mendapat harga yang layak, pembayaran yang pasti, dan akses pemasaran. Jadi dari hulu sampai hilir harus terintegrasi,” katanya.
Ia juga menyebut komoditas cabai, bawang, sapi, dan babi menjadi sektor potensial yang dapat dikembangkan lebih besar di Kabupaten Badung.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan pihaknya mulai menyiapkan dukungan teknis penanaman cabai di lahan seluas sekitar empat hektare di kawasan Subak Lepud.
“Penanaman akan dilakukan mulai Agustus untuk mengantisipasi penurunan produksi saat musim hujan sehingga pasokan cabai tetap tersedia,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Badung berharap langkah penguatan sentra produksi pangan tersebut mampu menjaga kestabilan harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak menjelang Hari Raya Idul Adha, Galungan, dan Kuningan.
"Intinya kita berkolaborasi untuk menjaga stok pangan dan menjaga kestabilan harga jelang hari raya," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2175 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2024 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1501 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1387 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli