Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
K3S Badung Pelajari Rumah Singgah Gratis di Jabar untuk Warga Kurang Mampu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Rumah Berdaya UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari tata kelola fasilitas tempat tinggal sementara gratis bagi masyarakat kurang mampu, khususnya yang membutuhkan dukungan selama menjalani pengobatan maupun menghadapi persoalan sosial lainnya.
Rombongan dipimpin langsung Ketua K3S Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Gede Eka Sudarwitha. Kedatangan mereka disambut Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Ningsih, bersama Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ahmad Ade Hadeansyah.
UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat merupakan fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh Dinas Sosial. Fasilitas ini menyediakan layanan rehabilitasi sosial dan pembinaan keterampilan yang diperuntukkan bagi Gelandangan dan Pengemis (Gepeng).
Sebagai kompleks panti rehabilitasi terpadu, UPTD tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pelayanan sosial yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Ketua K3S Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagi pengalaman dan informasi terkait pengelolaan fasilitas sosial tersebut.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah diterima dengan baik di sini. Harapan besar kami, melalui kunjungan kerja dan studi tiru ini, kami dapat memperoleh ide, wawasan, dan referensi nyata untuk kemudian kami kembangkan program serupa di Kabupaten Badung. Kami melihat betapa besar manfaat fasilitas ini bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berobat. Kami berharap nantinya di Kabupaten Badung juga dapat mewujudkan layanan serupa, agar warga kami yang berobat ke rumah sakit daerah tidak lagi kesulitan mencari tempat tinggal dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Menurut Rasniathi, keberadaan rumah singgah atau tempat tinggal sementara gratis dapat menjadi solusi bagi warga kurang mampu yang harus menjalani pengobatan di rumah sakit dalam waktu tertentu, terutama bagi masyarakat yang berasal dari wilayah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Ningsih, menyambut baik kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Badung dan menjelaskan latar belakang berdirinya UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya.
“Saya merasa senang dan bangga atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di UPTD Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Dinas Sosial ini. Berdirinya UPTD ini karena adanya kebutuhan mendesak untuk menangani masalah sosial gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Jawa Barat serta menjalankan amanat undang-undang terkait kesejahteraan sosial,” ungkap Noneng.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak melakukan diskusi mendalam terkait mekanisme pelayanan, sistem pendanaan, pola pembinaan penghuni, hingga tata kelola operasional rumah singgah.
Kunjungan kerja berlangsung hangat dan interaktif sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan program kesejahteraan sosial yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.
Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Kabupaten Badung dalam merancang layanan rumah singgah yang mampu memberikan dukungan bagi warga kurang mampu, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli