Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 6 Juni 2026
Kunjungan Wisman ke Bali Turun 6,41 Persen pada April 2026
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada April 2026 masih menunjukkan penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, secara bulanan jumlah wisatawan asing yang datang ke Pulau Dewata mengalami peningkatan cukup signifikan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah kunjungan wisman langsung ke Bali pada April 2026 tercatat sebanyak 553.328 kunjungan. Angka tersebut naik 17,21 persen dibandingkan Maret 2026. Namun jika dibandingkan dengan April 2025, kunjungan wisman masih mengalami penurunan sebesar 6,41 persen.
Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan peningkatan kunjungan secara bulanan menunjukkan tren pemulihan yang positif bagi sektor pariwisata Bali. Namun secara tahunan, jumlah kunjungan masih berada di bawah capaian tahun sebelumnya.
“Pada April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 553.328 kunjungan atau naik 17,21 persen dibandingkan Maret 2026. Namun secara year on year masih mengalami penurunan sebesar 6,41 persen dibandingkan April 2025,” ungkapnya dalam keterangan rilis, Selasar (02/06/2026).
Menurut Agus, peningkatan kunjungan pada April terutama didorong oleh bertambahnya jumlah wisatawan yang masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kedatangan melalui jalur udara tercatat meningkat 18,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sebaliknya, kunjungan wisatawan melalui jalur laut mengalami penurunan sangat tajam. Kedatangan melalui Pelabuhan Benoa, Padang Bai, dan Celukan Bawang turun hingga 94,61 persen dibandingkan Maret 2026.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Bali selama Januari hingga April 2026 mencapai 2.019.892 kunjungan. Angka tersebut masih lebih rendah 1,11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Australia masih menjadi pasar utama pariwisata Bali dengan total 146.414 kunjungan selama April 2026. Posisi berikutnya ditempati India sebanyak 46.513 kunjungan, Tiongkok 44.447 kunjungan, Inggris 24.248 kunjungan, dan Amerika Serikat 23.986 kunjungan.
“Wisatawan asal Australia masih mendominasi kunjungan ke Bali. Selain itu, pasar India dan Tiongkok juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dibandingkan bulan sebelumnya,” kata Agus.
Baca juga:
Kunjungan Wisman ke Bali Turun 5,72 Persen
BPS juga mencatat lonjakan kunjungan tertinggi secara bulanan berasal dari kawasan Timur Tengah yang tumbuh 110,81 persen, disusul kawasan Afrika sebesar 97,37 persen.
Di sisi lain, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada April turut berdampak terhadap sektor akomodasi. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali mencapai 57,94 persen atau naik 5,40 poin dibandingkan Maret 2026. Sementara hotel nonbintang mencatat TPK sebesar 34,81 persen atau meningkat 1,49 poin.
Kabupaten Badung masih menjadi daerah dengan tingkat hunian hotel tertinggi di Bali, yakni mencapai 57,95 persen. Adapun tingkat hunian terendah tercatat di Kabupaten Bangli sebesar 22,42 persen.
Baca juga:
Kunjungan Wisman ke Bali Turun 5,72 Persen
Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang mencapai 2,87 malam. Wisatawan mancanegara tercatat menginap lebih lama dengan rata-rata 3,114 malam, sedangkan wisatawan domestik rata-rata 2,418 malam.
Agus menilai capaian April 2026 menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata Bali setelah mengalami fluktuasi pada awal tahun. Meskipun secara kumulatif masih terjadi kontraksi tipis dibandingkan tahun lalu, peningkatan kunjungan bulanan dan membaiknya tingkat hunian hotel menunjukkan aktivitas pariwisata Bali terus bergerak ke arah yang lebih baik.
“Peningkatan kunjungan wisatawan pada April diikuti oleh naiknya tingkat penghunian kamar hotel, terutama pada hotel berbintang dan kawasan pariwisata utama seperti Kabupaten Badung,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli