Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Manager Vila di Ungasan Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Karyawati
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang manager vila berinisial SD (43) dilaporkan ke Polresta Denpasar atas dugaan pencabulan terhadap karyawatinya sendiri berinisial EP (18). Peristiwa yang diduga terjadi di sebuah vila di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Badung itu kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Korban yang merupakan perempuan asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polresta Denpasar pada Kamis, 16 Juli 2026, setelah mengaku mengalami pelecehan seksual saat bekerja.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada penyidik, dugaan pencabulan itu terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026 sekitar pukul 11.00 Wita di salah satu kamar vila di kawasan Jalan Melasti, Banjar Kelod, Ungasan, Kuta Selatan.
Saat itu korban sedang membersihkan salah satu kamar vila. Karyawati yang tinggal di kawasan Banjar Angansari, Ungasan, tersebut mengaku tidak menyadari terduga pelaku masuk ke dalam kamar sebelum mengunci pintu.
"Korban sedang membersihkan kamar vila, dan tiba tiba terlapor manager vila masuk dan mengunci pintu," beber sumber, Senin (20/7/2026).
Di dalam kamar, terduga pelaku diduga mengajak korban untuk berhubungan badan. Korban mengaku menolak ajakan tersebut. Namun, pelaku diduga mendorong korban hingga terjatuh ke lantai, kemudian membuka celana dan memaksa korban untuk berhubungan badan.
Baca juga:
Kejari Klungkung Musnahkan Barang Bukti Kasus Pencabulan, Termasuk Kasur Lipat dan Boneka
Peristiwa itu membuat korban menangis dan mengalami trauma. Merasa menjadi korban tindakan tidak senonoh, ia kemudian memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencabulan tersebut ke Polresta Denpasar.
Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Agus Riwayanto Diputra SIK membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pencabulan tersebut.
Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menunggu hasil visum untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang dilaporkan korban.
"Sementara kita masih dalami alat bukti. Saksi-saksi dan visum dan akan kita konfrontir keterangan para saksi untuk mencari tau peristiwa yang sebenarnya," beber mantan Kapolsek Kuta ini kepada awak media, pada Senin, 20 Juli 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5761 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan