Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pesan Wanita Panggilan, Pria di Kuta Selatan Mengaku Jadi Korban Penipuan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polsek Kuta Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan tindak pidana penipuan di wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (3/6/2026).
Laporan tersebut diterima pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wita dari seorang pelapor berinisial TG. Pengaduan yang masuk dikategorikan sebagai dugaan kasus penipuan yang terjadi di kawasan Jalan Siligita, Benoa.
Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, pelapor mengaku mengalami kerugian setelah melakukan transaksi melalui media komunikasi untuk memesan jasa perempuan panggilan.
"Berdasarkan keterangan pelapor dalam laporan 110, dugaan penipuan bermula saat pelapor menghubungi seseorang melalui media komunikasi untuk memesan jasa perempuan panggilan," jelasnya, Rabu (3/6/2026) di Badung.
Menurut keterangan yang diterima kepolisian, setelah terjadi kesepakatan antara kedua pihak, pelapor diminta mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pemesanan layanan. Namun setelah pembayaran dilakukan, layanan yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi.
Selain itu, pihak yang menerima pembayaran disebut sulit dihubungi sehingga pelapor merasa telah menjadi korban penipuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan langsung diterjunkan ke lokasi yang disebutkan dalam laporan untuk melakukan pengecekan dan pendalaman awal.
"Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan segera meluncur ke lokasi guna melakukan pengecekan dan pendalaman awal. Namun setibanya di TKP, petugas tidak menemukan pelapor di lokasi dan identitas pelapor juga belum dapat dipastikan karena nomor telepon yang tertera dalam laporan tidak aktif saat dihubungi," terangnya.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah awal guna memastikan kebenaran laporan yang diterima serta mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
AKP Muhammad Said Husen menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi melalui media komunikasi maupun transaksi daring.
Pihak kepolisian mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mentransfer uang kepada pihak yang identitas maupun legalitasnya belum jelas, terutama dalam transaksi yang dilakukan secara online tanpa pertemuan langsung.
Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mengalami dugaan tindak pidana penipuan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5773 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2198 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan