Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cekcok Turis dan Sopir Taksi di Canggu Viral, Polisi Ungkap Duduk Perkaranya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Video cekcok antara seorang wisatawan mancanegara dengan sopir taksi konvensional di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, viral di media sosial.
Insiden yang terjadi di sebuah minimarket di Jalan Semat, Desa Tibubeneng, itu sempat memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan pemerasan terhadap turis asing.
Namun, hasil penelusuran kepolisian menunjukkan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman terkait biaya transportasi tambahan saat perjalanan menuju vila di kawasan Pererenan, Mengwi.
PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Inastuti, menjelaskan bahwa tidak ditemukan unsur pemerasan dalam kejadian tersebut.
"Hanya selisih paham, sopir taksi itu tidak terima dituduh memeras turis," beber PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Inastuti, pada Rabu 3 Juni 2026.
Peristiwa bermula pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Wisatawan asing berinisial AW bersama seorang perempuan lokal berinisial MD mencari transportasi di pangkalan taksi kawasan Miss Fish, Desa Tibubeneng.
Di lokasi tersebut, keduanya bertemu dengan sopir taksi konvensional berinisial INBU (36). Setelah terjadi kesepakatan, mereka sepakat menggunakan jasa taksi menuju sebuah vila di Pererenan dengan tarif Rp300 ribu. "Ongkos perjalanan disepakati seharga Rp300.000,” ujar Aiptu Ayu Inastuti.
Dalam perjalanan, AW mengaku tidak membawa uang tunai dan meminta sopir mencarikan mesin ATM terdekat untuk melakukan penarikan uang.
Sopir kemudian menghentikan kendaraan di sebuah ATM yang berada di Jalan Raya Semat, Tibubeneng. Setelah mengambil uang tunai, pasangan tersebut kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan.
"Turis tersebut kemudian keluar dari mobil dan masuk ke mesin ATM untuk menarik sejumlah uang. Setelah menarik uang, mereka kembali melanjutkan perjalanan," bebernya.
Namun sekitar 100 meter dari lokasi ATM, AW yang diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol merasa kartu ATM miliknya tertinggal. Ia kemudian meminta sopir memutar balik kendaraan menuju lokasi ATM.
Karena harus beberapa kali berhenti dan kembali ke lokasi yang sama, sopir meminta tambahan biaya perjalanan. Permintaan tersebut ternyata memicu keberatan dari MD yang menilai sopir berusaha mengambil keuntungan lebih dari wisatawan.
Meski demikian, AW sendiri tidak mempermasalahkan permintaan tambahan biaya tersebut. Bahkan setelah itu, ia meminta sopir berhenti di sebuah minimarket Circle K di Jalan Semat untuk membeli minuman.
Setibanya di lokasi, AW masuk ke dalam minimarket. Sopir kemudian ikut masuk untuk memastikan persoalan pembayaran tambahan biaya perjalanan dapat diselesaikan.
Situasi tersebut justru menimbulkan kesalahpahaman. MD menilai tindakan sopir mengikuti AW ke dalam minimarket sebagai bentuk tekanan terhadap wisatawan asing tersebut. Perdebatan pun terjadi dan direkam oleh sejumlah pihak hingga akhirnya viral di media sosial.
Menurut polisi, selama perselisihan berlangsung, AW tidak banyak memberikan respons dan diduga masih berada dalam pengaruh alkohol.
Pada akhirnya, wisatawan tersebut hanya membayar tarif awal sebesar Rp300 ribu sesuai kesepakatan. Setelah itu, ia meminta sopir meninggalkan lokasi.
"Mereka lalu melanjutkan perjalanan menuju vila dengan menggunakan layanan transportasi online," beber Aiptu Ayu Inastuti.
Menanggapi viralnya video tersebut, Polres Badung melakukan klarifikasi dengan memanggil dan meminta keterangan dari seluruh pihak yang terlibat.
Hasil mediasi menunjukkan bahwa persoalan tersebut murni akibat miskomunikasi dan telah diselesaikan secara damai.
"Jadi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Mereka saling memaafkan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan