Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 6 Juni 2026
Lomba Ngelawar Semarakkan Bulan Bung Karno VIII di Denpasar Selatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kecamatan Denpasar Selatan menggelar lomba ngelawar antar desa dan kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan di halaman Kantor Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara.
Sejak tiba di lokasi, Arya Wibawa meninjau satu per satu proses pembuatan lawar yang dilakukan para peserta. Bahkan, ia juga mencicipi hasil olahan lawar dari masing-masing desa dan kelurahan yang ikut berlomba.
Di sela kegiatan, Arya Wibawa memberikan apresiasi atas pelaksanaan lomba ngelawar yang dinilai menjadi salah satu upaya menjaga dan melestarikan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
“Lomba Ngelawar se-Kecamatan Densel ini adalah salah satu cermin dari pelaksanaan Visi Misi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya yang menguatkan tradisi dalam kegiatan bermasyarakat tentunya sebagai ajang solidaritas antar peserta dengan semangat gotong royong,” ujar Arya Wibawa.
Baca juga:
Rai Mantra Tinjau Lomba Lawar
Menurutnya, kegiatan berbasis budaya seperti lomba ngelawar tidak hanya menjaga tradisi kuliner khas Bali, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga serta memperkuat semangat kebersamaan di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Oka Suputra menjelaskan bahwa lomba ngelawar merupakan salah satu agenda yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Kecamatan Denpasar Selatan.
Selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi ajaran Tri Sakti Bung Karno, khususnya dalam aspek berkepribadian di bidang kebudayaan.
"Kegiatan lomba ngelawar ini mengimplementasikan poin ketiga dari ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berkepribadian di bidang kebudayaan. sehingga kita harus melestarikan budaya dan tradisi yang kita miliki," jelasnya.
Oka Suputra menambahkan, lomba ini diikuti seluruh desa dan kelurahan di wilayah Denpasar Selatan dengan total sebanyak 50 peserta. Para pemenang nantinya akan memperoleh piala serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan keterampilan yang ditampilkan dalam mengolah lawar.
Pelaksanaan lomba berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreasi lawar khas Bali yang mencerminkan kekayaan kuliner tradisional serta semangat gotong royong masyarakat Denpasar Selatan dalam menjaga warisan budaya daerah
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli