Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Adi Arnawa Paparkan Strategi Badung, Jalan Lingkar Barat Ditarget Rampung 2027
bbn/dok Humas Pemkab Badung/Adi Arnawa Paparkan Strategi Badung, Jalan Lingkar Barat Ditarget Rampung 2027.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan berbagai capaian pembangunan dan strategi percepatan pembangunan Kabupaten Badung dalam Rapat Koordinasi Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Pertemuan Kertha Sabha, Denpasar, Senin (8/6).
Rapat koordinasi tersebut diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Bali bersama pimpinan perangkat daerah terkait. Dalam kesempatan itu, Badung mendapat giliran pertama untuk menyampaikan paparan mengenai kondisi pembangunan daerah serta program prioritas yang sedang dan akan dijalankan.
Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Badung menunjukkan tren positif sepanjang lima tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Badung terus mengalami peningkatan sejak 2020 dan pada 2025 tercatat mencapai 6,5 persen.
Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 1,9 persen, angka pengangguran berada pada 1,57 persen, sedangkan prevalensi stunting mencapai 2,5 persen.
Di sisi lain, tingkat inflasi di Kabupaten Badung tercatat sebesar 2,64 persen. Inflasi dipengaruhi oleh kenaikan harga pada sektor angkutan udara serta sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat.
Sementara itu, beberapa komoditas justru mengalami deflasi, seperti canang sari, ikan tongkol, tomat dan berbagai jenis sayuran. Kondisi tersebut dipengaruhi melemahnya daya beli masyarakat akibat dampak situasi geopolitik global.
"Untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi, Pemkab. Badung telah mengambil langkah dengan memberikan stimulus ekonomi melalui bantuan sosial keagamaan sebesar Rp 2 juta per KK," terangnya.
Dalam paparannya, Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama untuk mendukung visi pariwisata Badung yang berkualitas dan berkelanjutan.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan skema pinjaman daerah sebesar Rp 2,9 triliun yang akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek strategis.
Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan Jalan Lingkar Barat yang menghubungkan kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) menuju Uluwatu. Jalan ini diharapkan mampu mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan di kawasan pariwisata Badung Selatan.
Saat ini proses konstruksi telah dimulai bersamaan dengan tahapan pembebasan lahan. Pemerintah menargetkan proyek Jalan Lingkar Barat dapat rampung pada tahun 2027.
Selain itu, Pemkab Badung juga membangun ruas jalan Uluwatu menuju Melasti serta jalan penghubung Berawa menuju Teuku Umar Barat guna memperlancar mobilitas masyarakat dan wisatawan.
"Untuk Jalan Berawa tahun ini sudah mulai konstruksi dan target tuntas akhir 2026," terangnya.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur jalan juga difokuskan pada jalur Gatot Subroto Barat menuju Canggu, Mengwitani hingga Werdi Bhuwana sebagai bagian dari upaya mengatasi kemacetan di wilayah Badung.
Penanganan Banjir dan Sampah Dipercepat
Selain infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten Badung juga memprioritaskan penanganan banjir dan pengelolaan sampah.
Adi Arnawa menjelaskan, sejumlah kawasan yang selama ini rawan banjir seperti Basangkasa, Jalan Kunti, Umahanyar dan Darmasaba telah mendapatkan penanganan melalui penambahan pompa air serta normalisasi saluran drainase.
Sementara untuk persoalan sampah, Pemkab Badung mengoptimalkan Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) yang melibatkan rumah tangga dan pelaku usaha.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap tingkat pemilahan sampah dari sumber dapat meningkat sehingga volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin berkurang.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa pembangunan di Bali terus menunjukkan hasil positif berkat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menjadi landasan dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Bali.
"Tingkatkan kekompakan ke depan, menjalankan pembangunan bersama. Komitmen kita memenuhi kebutuhan daerah dan kebutuhan masyarakat," terangnya.
Koster berharap koordinasi dan kolaborasi antar daerah terus diperkuat agar berbagai target pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, pengendalian inflasi hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4591 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan