Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Teror Pencurian Sapi di Karangasem Terungkap, Petani Kubu Ditangkap
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Misteri hilangnya sejumlah sapi milik warga di Kabupaten Karangasem akhirnya terungkap. Jajaran Polres Karangasem berhasil menangkap seorang pria berinisial INW (51), seorang petani asal Kecamatan Kubu, yang diduga menjadi pelaku pencurian ternak sapi yang sempat meresahkan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Pelaku kini telah diamankan di Mapolres Karangasem dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Penangkapan tersebut sekaligus menjawab keresahan warga setelah empat ekor sapi dilaporkan hilang dalam kurun waktu sepekan di wilayah Kecamatan Abang. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi diketahui dalam kondisi bunting.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian ternak tersebut.
"Dalam waktu dekat ini kasus tersebut akan segeta dirilis secara resmi oleh pihak kepolisian," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan bahwa pelaku tidak hanya diduga terlibat dalam kasus pencurian sapi. INW juga mengaku melakukan aksi pencurian di sejumlah lokasi berbeda di Kecamatan Kubu.
Salah satunya terjadi di proyek pembangunan Kantor Desa Baturinggit. Dalam kasus tersebut, pelaku diduga mencuri tiga roll kabel dan 16 dus keramik dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp4,5 juta.
Selain itu, pelaku juga diduga mencuri dua ekor babi milik warga di Desa Tulamben. Aksi tersebut menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.
Dari keterangan yang diperoleh penyidik, barang-barang hasil curian tersebut dijual oleh pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kasus ini menjadi perhatian aparat kepolisian mengingat pencurian ternak sapi sempat menimbulkan keresahan di kalangan peternak Karangasem, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha ketika kebutuhan dan nilai jual ternak meningkat.
Saat ini, Polres Karangasem masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lainnya yang terjadi di wilayah Karangasem.
Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan apakah terdapat korban lain yang belum melapor serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli