Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
WNA Inggris Ditemukan Tewas di Vila Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris bernama Percy Hendry Bailey (85) ditemukan meninggal dunia di Villa Ponderosa, Lingkungan Tegallantang, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu (10/6/2026).
Korban diketahui lahir di Fareham, Inggris, pada 13 Desember 1941 dan telah lama menetap di Villa Ponderosa yang berlokasi di Jalan Sri Wedari, Ubud.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WITA saat staf villa, Ni Wayan Munti, datang untuk mengantarkan makanan kepada korban. Saat membuka pintu villa, saksi mendapati korban terbaring di atas sofa ruang tamu dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi kemudian menghubungi anaknya, I Made Aryawan, untuk datang ke lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan korban tidak menunjukkan respons, saksi menghubungi Bhabinkamtibmas, Pecalang setempat, serta Tim Medis Nusa Medica Clinic Ubud. Laporan kemudian diteruskan kepada pihak Kepolisian sekitar pukul 10.30 WITA.
Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara bersama sejumlah personel Polsek Ubud langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis.
"Memang benar telah ditemukan seorang warga negara asing yang meninggal dunia di wilayah Lingkungan Tegallantang, Ubud. Korban berusia 85 tahun. Sebelumnya korban sempat terjatuh dan dalam dua minggu terakhir mengalami sakit sehingga tidak bisa berjalan dan dirawat oleh perawatnya. Bahkan menurut keterangan, korban masih sempat berbincang dengan perawatnya pada hari sebelumnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia pada malam hari sebelum ditemukan.
"Dari hasil pemeriksaan dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia tadi malam. Sementara itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Kami juga telah berkoordinasi dengan tim kesehatan dari klinik serta Inafis Polres Gianyar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Tim Medis Nusa Medica Clinic Ubud yang dipimpin dr. Dimas melakukan pemeriksaan terhadap tubuh luar korban sekitar pukul 11.30 WITA. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WITA pada Selasa (9/6/2026).
Selain itu, tim medis tidak menemukan detak jantung saat pemeriksaan menggunakan alat EKG. Pada tubuh korban hanya ditemukan luka lecet pada siku kanan yang diduga berkaitan dengan insiden jatuh yang dialaminya sekitar dua minggu lalu.
Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun kerusakan di sekitar lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang di atas sofa ruang tamu, hanya mengenakan pampers, dengan kedua tangan berada di atas dada.
Menurut keterangan keluarga dan saksi, kondisi kesehatan korban memang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Sekitar dua minggu sebelum meninggal dunia, korban sempat terjatuh di depan rumah hingga menyebabkan pergeseran tulang paha kanan dan mengalami luka lecet pada siku kanan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RS Ari Canti Mas Ubud untuk dititipkan sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Australia.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, kematian diduga berkaitan dengan faktor usia lanjut dan kondisi kesehatan korban yang menurun. Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Ubud.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli