Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswi di Denpasar Diduga Dikeroyok Dua Remaja Perempuan

Kamis, 11 Juni 2026, 18:38 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Siswi di Denpasar Diduga Dikeroyok Dua Remaja Perempuan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pelajar perempuan berinisial NPIAP (16) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh dua remaja perempuan di kawasan Jalan Kalimutu, Monang-Maning, Kelurahan Tegal Harum, Denpasar Barat, Senin (8/6/2026) sore.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah, mulai dari hidung berdarah, bibir pecah hingga mata kiri lebam.

Tidak terima anaknya menjadi korban kekerasan, ayah korban, I Ketut Eka P, melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Dalam kondisi masih menahan rasa sakit, korban kemudian menceritakan kronologi dugaan pengeroyokan yang dialaminya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, sesaat setelah korban pulang dari sekolah. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada keluarga, korban diduga diserang secara bersama-sama oleh dua remaja perempuan di kawasan Jalan Kalimutu, Monang-Maning.

Kedua terduga pelaku disebut menghantam bagian wajah korban secara berulang hingga menyebabkan hidung mengeluarkan darah, bibir mengalami luka robek, dan mata kiri membengkak serta lebam.

Pihak keluarga sempat berupaya mencari keberadaan para pelaku. Namun karena tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar.

Laporan resmi telah diterima dengan nomor LP/B/351/VI/2026/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI. Dalam laporan tersebut, dua remaja perempuan dilaporkan terkait dugaan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara lengkap kronologi dan motif di balik dugaan pengeroyokan tersebut. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu.

Dikonfirmasi terpisah mengenai laporan tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengaku belum menerima informasi lengkap terkait kasus yang dimaksud.

"Belum dapat informasi, masih kami cek ke unit yang menangani," terangnya, pada Kamis 11 Juni 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami