Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jasad Mengapung di Pantai Kuta Hilang Saat Dicari Petugas

Kamis, 18 Juni 2026, 22:01 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jasad Mengapung di Pantai Kuta Hilang Saat Dicari Petugas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penemuan sesosok jasad yang mengapung di perairan Pantai Kuta menggegerkan nelayan dan petugas setempat. Namun, saat proses pencarian dilakukan oleh tim Balawista dan Satuan Polairud, jasad tersebut justru tidak ditemukan dan diduga terbawa arus laut.

Peristiwa itu terjadi di sebelah barat batu pemecah gelombang depan Patung Shelter Baruna, Pantai Kuta, pada Rabu (17/6/2026) pagi.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhi Saputra Jaya, menjelaskan informasi awal diterima dari para nelayan yang melihat sosok diduga mayat mengapung di sekitar lokasi tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Balawista Kuta sekitar pukul 07.45 Wita.

"Jadi, awalnya ada dua petugas Balawista melaporkan ada penemuan mayat mengapung di dekat batu pemecah gelombang," beber Iptu Gede Adhi, pada Kamis 18 Juni 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dua petugas Balawista, Andreas Budiman (34) dan Yoyok Wahyudi (59), langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Sebuah ambulans juga disiagakan di tepi pantai sebagai langkah antisipasi.

Sementara itu, petugas lainnya, Mogik Byantara, melakukan penyisiran menggunakan jet ski dengan menjangkau area laut ke arah selatan, utara, hingga barat dari titik awal penemuan.

Meski pencarian dilakukan secara intensif, keberadaan jasad yang dilaporkan mengapung tersebut tidak berhasil ditemukan.

"Sekitar 1 jam 30 menit pencarian, mayat korban tidak juga diketemukan," beber Iptu Gede Adhi.

Saat pencarian di laut berlangsung, petugas juga melakukan penyisiran di sekitar batu pemecah gelombang. Dari lokasi tersebut ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.

Barang-barang yang ditemukan antara lain sandal slop berwarna cokelat, kacamata, topi hitam, dan jas hujan plastik berwarna biru yang tergeletak di atas batu pemecah gelombang.

"Di dekat TKP ditemukan barang barang berupa sandal, topi dan kaca mata yang diduga milik korban. Barang milik korban tersebut dibawa ke Pos Polairud Kuta," imbuh mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini.

Selain melakukan pencarian di laut, petugas gabungan dari Satuan Polairud Polresta Denpasar dan Balawista Kuta juga telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait penemuan barang-barang tersebut.

Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan untuk memastikan identitas serta keberadaan sosok yang sebelumnya dilaporkan mengapung di perairan Pantai Kuta.

"Sejauh ini, petugas gabungan dari Balawista Badung & Sat Polairud Polresta Denpasar masih berupaya melakukan pencarian namun sampai saat ini mayat belum ditemukan," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami