Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Video Perkelahian Remaja Putri di Singaraja Viral, Polisi Turun Tangan

Minggu, 21 Juni 2026, 20:24 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Video Perkelahian Remaja Putri di Singaraja Viral, Polisi Turun Tangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Video perkelahian dua remaja putri di kawasan Jalan Gunung Lempuyang, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.

Menyikapi peristiwa tersebut, Polsek Kota Singaraja kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta penyebab terjadinya perkelahian yang terekam dalam video berdurasi 59 detik tersebut.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli, saat dikonfirmasi pada Minggu (21/6/2026), membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun hingga kini pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dan keterangan dari berbagai pihak.

"Benar, kasus ini sedang kami tangani. Kami masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memastikan motif atau penyebab perkelahian tersebut," ujarnya.

Menurut Kompol Gede Juli, kepolisian akan memanggil kedua remaja yang terlibat dalam perkelahian beserta pihak-pihak lain yang mengetahui kejadian tersebut. Pemanggilan direncanakan dilakukan pada Selasa atau Rabu pekan depan.

"Kami akan memanggil para pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan. Setelah itu baru dapat diketahui secara jelas bagaimana kronologi maupun penyebab kejadian," katanya.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat dua remaja putri saling beradu fisik di pinggir jalan. Sejumlah rekan yang berada di lokasi tampak menyaksikan kejadian tersebut.

Mirisnya, alih-alih berupaya melerai, beberapa di antaranya justru terlihat merekam perkelahian menggunakan telepon genggam. Rekaman tersebut kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Peristiwa itu juga mendapat sorotan dari tokoh masyarakat sekaligus pengacara, Gede Pasek Suardika. Ia menilai energi dan aktivitas remaja perlu diarahkan ke kegiatan yang lebih positif agar tidak terjerumus pada perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan olahraga, seni, maupun aktivitas produktif lainnya perlu diperbanyak sehingga remaja memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan potensinya secara positif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap generasi muda.

"Kegiatan positif perlu diperbanyak agar anak-anak memiliki wadah untuk menyalurkan energi dan potensinya secara baik," harapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami