Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Turis Taiwan Diduga Dilecehkan, Pria di Kalibukbuk Diberi Pembinaan
bbn/Tangkapan layar media sosial akun Instagram @aurosa_a/Turis Taiwan Diduga Dilecehkan, Pria di Kalibukbuk Diberi Pembinaan.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang turis asal Taiwan mengaku mengalami tindakan tidak menyenangkan saat membuat konten outfit of the day (OOTD) di kawasan Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Sabtu (8/8/2026).
Pengalaman tersebut kemudian dibagikan melalui akun Instagram @aurosa_a hingga viral di media sosial. Dalam unggahannya, turis wanita tersebut menceritakan dirinya didatangi seorang pria tak dikenal saat membuat konten di pinggir jalan.
Pria tersebut kemudian mengajaknya berjabat tangan sembari mengucapkan harapan agar liburannya menyenangkan. Awalnya, turis tersebut mengira tindakan itu merupakan bentuk keramahan warga lokal. Namun, ia merasa tidak nyaman karena jabat tangan tersebut berlangsung cukup lama hingga akhirnya dilepaskan.
Dalam unggahannya, turis tersebut mengaku terkejut dan menangis sepanjang perjalanan kembali ke tempat penginapan.
Perbekel Kalibukbuk, Ketut Suka, mengatakan pihak desa baru mengetahui kejadian tersebut pada Minggu (9/8/2026) setelah mendapat laporan dari warga setempat.
Menurutnya, pria berinisial N tersebut sebelumnya datang ke kawasan pantai pada pagi hari. Setelah melihat sejumlah wisatawan, N kemudian berjalan ke arah utara hingga bertemu dengan turis Taiwan tersebut.
"Yang bersangkutan agak hang-hangan (keterbelakangan mental) orangnya. Niatnya mungkin ramah tamah dengan cara bersalaman. Namun akhirnya kebablasan," kata Ketut Suka dikonfirmasi Selasa (11/8).
Baca juga:
Turis Cina Dilecehkan Staf Hotel di Canggu
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Desa Kalibukbuk memanggil N untuk diberikan pembinaan pada Senin (10/8/2026). Pembinaan berlangsung di kantor desa dan turut dihadiri keluarga N.
Dalam pembinaan tersebut, N diminta tidak mengulangi perbuatannya. Ia juga membuat surat pernyataan, sedangkan pihak keluarga sepakat ikut mengawasi perilakunya.
"Yang bersangkutan selanjutnya diminta tidak mengulangi perbuatannya, melalui surat pernyataan. Kalau nantinya lagi-lagi berulah seperti ini, kami akan ambil tindakan tegas," tegasnya.
Ketut Suka mengatakan pihak desa juga berupaya menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan penjelasan kepada turis yang bersangkutan. Namun, wisatawan tersebut telah check-out dari tempat penginapan. Karena itu, klarifikasi mengenai penanganan kejadian tersebut disampaikan melalui media sosial milik turis.
"Kami juga sudah kirim proses penanganan yang dilakukan melalui media sosial yang bersangkutan," ujarnya.
Ketut Suka berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, tindakan yang membuat wisatawan tidak nyaman dapat berdampak terhadap citra pariwisata Kalibukbuk.
Ia mengatakan sektor pariwisata menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat. Karena itu, kenyamanan wisatawan perlu dijaga secara bersama-sama.
"Ini menjadi pelajaran bagi kami. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terjadi dan mencoreng citra pariwisata. Karena masyarakat di sini juga banyak yang menggantungkan pekerjaan dari sektor pariwisata," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8473 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5823 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3649 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2478 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar