Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




249 Meter Irigasi Subak Penaban Karangasem Rusak

Selasa, 25 Agustus 2026, 13:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/249 Meter Irigasi Subak Penaban Karangasem Rusak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Kondisi jaringan irigasi di Subak Penaban, Kabupaten Karangasem, menjadi perhatian pemerintah daerah. Sekitar 249 meter saluran irigasi di kawasan tersebut mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa turun langsung meninjau kondisi jaringan irigasi Subak Penaban pada Selasa (25/8/2026). Peninjauan dilakukan di tengah aktivitasnya untuk melihat secara langsung kebutuhan petani di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup meminta Dinas Pertanian Karangasem meningkatkan respons terhadap kebutuhan dasar petani. Selain ketersediaan air melalui jaringan irigasi, kebutuhan pupuk dan traktor juga dinilai perlu mendapat perhatian.

“Perbaikan irigasi merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi menuju swasembada pangan. Sebagai negara agraris, sudah sepatutnya kita peduli dan melestarikan pertanian untuk masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem, I Putu Gede Suwata Berata, menyebut Subak Penaban termasuk salah satu jaringan irigasi yang memerlukan penanganan fisik.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pertanian Karangasem akan mengusulkan perbaikan jaringan irigasi tersebut melalui program PITER (Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

"Pada tahap ketiga pengusulan, terdapat 10 titik yang akan diajukan, dan Subak Penaban menjadi salah satunya. Untuk Subak Penaban, jaringan irigasi yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 249 meter, dengan nilai bantuan sekitar Rp100 juta. Pengerjaan nantinya dilakukan secara swakelola oleh anggota subak," ungkapnya.

Dari usulan tersebut, perbaikan Subak Penaban diproyeksikan mendapat bantuan sekitar Rp100 juta. Pekerjaan nantinya dilaksanakan secara swakelola oleh anggota subak sehingga diharapkan penanganan saluran dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Bantuan perbaikan jaringan irigasi tersebut diharapkan dapat terealisasi paling lambat awal September 2026. Dengan demikian, kerusakan saluran sepanjang sekitar 249 meter dapat segera ditangani dan pasokan air bagi lahan pertanian di Subak Penaban menjadi lebih terjamin.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami