Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
187 Ogoh-ogoh Parade Sambut Nyepi di Kota Mataram Lombok
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak 187 ogoh-ogoh yang akan ikut terlibat pada pawai tahunan menjelang Hari Raya Nyepi di Kota Mataram.
Direncanakan parade ogoh-ogoh akan dimulai sekitar 12.00 Wita sesuai dengan edaran Bapak Walikota Mataram. Karena baru pertama kembali digelar setelah tiga tahun, panitia akan mengupayakan agar tidak menghabiskan waktu yang cukup lama.
“Kita upayakan tidak terlalu memakan waktu yang cukup panjang. Kita batasi sesuai sesuai dengan edaran Bapak Walikota. Jam 12 itu sudah start. Kita tidak tahu nanti perkembangan di lokasi,” ujar I Nyoman Loji Sagita, Ketua Umum Aliansi Pemuda Hindu Lombok, Sabtu (18/3).
Selain pembatasan waktu parade, panitia juga akan membatasi jumlah tim yang akan ikut terlibat. Di mana biasanya mencapai ratusan dalam satu ogoh-ogoh. Namun tahun akan dibatasi sebanyak 50 orang.
“Surat edaran ini sudah kita sampaikan,” katanya.
Pawai ogoh-ogoh di Kota Mataram akan dimulai sepanjang jalan Pejanggik, hingga perempatan Polsek Cakranegara.
Di Lombok Barat, pawai ogoh-ogoh juga dilaksanakan, namun dibatasi di masing-masing Banjar atau dusun. Pertimbangannya, karena saat pawai ogoh-ogoh dilaksanakan, kemungkinan bersamaan dengan umat muslim melakukan persiapan menyambut bulan Ramadhan.
"Pawainya di masing-masing Banjar. Karena kan tidak elok juga kalau di jalan utama Gerung, karena komunitas saudara kita dari Hindu itu tidak ada di sana. Kemudian ada juga beberapa masjid yang dilewati. Belum lagi itu H - 1 Ramadhan," kata Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, Jumat (17/3).
Dijelaskan Bupati Fauzan, kebijakan ini diterima dengan baik oleh umat Hindu di Lombok Barat. Pembuatan ogoh-ogoh sudah disiapkan dan dilakukan sekaha teruna teruni sejak Januari lalu di masing-masing Banjar di Kota Mataram.
"Astungkara tahun ini lebih meriah, karena sudah dua tahun jeda tanpa pawai ogoh-ogoh," ungkap Kepala Lingkungan Karang Daha, Kota Mataram, I Wayan Yogi Swara.
Hal sama dikatakan seniman ogoh-ogoh, I Wayan Suwaryasa dari Banjar Ambengan, di Jalan Pulaki Lingkungan Karang Songkang Cakranegara Timur, Kota Mataram.
"Persiapan sudah 100 persen, sudah selesai, siap kita arak. Muda mudi Banjar Ambengan membuat secara swadaya dan gotong-royong," ungkap I Wayan Suwaryasa, yang juga anggota Kodim 1606/ Mataram ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5859 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4606 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan