Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
2009, Penderita Gangguan Jiwa di Bali Tercatat 9.000 Orang
Kamis, 24 Mei 2018,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Psikiater Prof. Dr. dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ(K) menyebutkan berdasarkan data tahun 2009 tercatat total gangguan jiwa khususnya di Bali sebanyak 9 ribu penderita gangguan jiwa. Jumlah tersebut naik, dari sebelumnya sekitar tujuh ribu dan yang sudah tertangani sekitar 350 orang.
[pilihan-redaksi]
"Ada 9 ribuan penderita gangguan jiwa di Bali ini, jika dilihat dari tahun 2009. Jumlah tersebut naik, dari sebelumnya sekitar tujuh ribu. Yang tertangani, sekitar 350 orang. Sedangkan dari kami sendiri (Suryani Institute for Mental Health) yang bisa ditangani baru sebanyak 90 orang. Data yang kami miliki tersebut sudah valid, karena telah melakukan pedataan dari rumah ke rumah," jelasnya.
"Ada 9 ribuan penderita gangguan jiwa di Bali ini, jika dilihat dari tahun 2009. Jumlah tersebut naik, dari sebelumnya sekitar tujuh ribu. Yang tertangani, sekitar 350 orang. Sedangkan dari kami sendiri (Suryani Institute for Mental Health) yang bisa ditangani baru sebanyak 90 orang. Data yang kami miliki tersebut sudah valid, karena telah melakukan pedataan dari rumah ke rumah," jelasnya.
Dilanjutkan, perawatan penderita gangguan jiwa lebih tepat jika dilakukan di lingkungan tempat tinggalnya sendiri. Tentunya, dengan melibatkan keluarga, sekaa teruna atau volunter dan aparat di Desa. Namun terlebih dahulu diberikan bekal pendidikan terkait perawatan, sehingga bisa melaksanakannya dengan baik.
"Masalah yang dihadapi penderita gangguan jiwa ini setelah menjalani perawatan di rumah sakit (RSJ), umumnya ketika dikembalikan ke lingkungan asalnya. Karena, itu penting kalau perawatan bisa dilakukan di rumahnya. Model perawatan ini sudah diterapkan di daerah Blahbatuh, Gianyar dan hasilnya jauh lebih bagus. Kalau harus di RSJ dengan jumlah penderita yang ribuan. Dimana harus dicarikan anggarannya, dan berapa RSJ yang perlu harus dibangun," paparnya.
[pilihan-redaksi2]
Menurutnya konsep yang ditawarkan tersebut bisa disebut dengan community Based yang melibatkan peran masyarakat, Pemerintah, Puskesmas, relawan atau dari masyarakat disekitarnya.
Menurutnya konsep yang ditawarkan tersebut bisa disebut dengan community Based yang melibatkan peran masyarakat, Pemerintah, Puskesmas, relawan atau dari masyarakat disekitarnya.
"Dalam community based pasien atau penderita ganguan jiwa tetap berada di rumah. Tentunya, tetap dengan diberi pengobatan. Dan dengan pemberian obat tentu akan mampu mempercepat perubahan. Setelah terjadi perubahan pemberian obat kami turunkan, dan memberikan mereka mengikuti kepecayaannya. Seperti melukat, kiranya ini akan mempercepat proses penyembuhan, tidak hanya obat saja akan tetapi mengenai penggunaan sepirit dan kepercayaan juga," jelasnya.
Dirinya mengatakan, peran Balian juga bisa dimanfaatkan. Jika dilihat, di Bali ini banyak ada Balian, yang bisa juga diikutkan untuk turut serta membantu proses penyembuhan ganguan jiwa tersebut. Suryani menambahkan, berdasar hasil penelitian kami terbaru, ada dua Kabupaten di Bali yaitu, Kabupaten Buleleng dan Karangasem paling banyak jumlah penderita ganguan jiwanya didominasi kaum laki-laki. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8477 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5827 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026