Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
3 Bocah Hidup Bersama Mayat Saudaranya, Ditemukan Polisi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi Texas, Amerika Serikat, menemukan tiga bocah yang tinggal dan hidup bersama mayat saudaranya yang sudah menjadi tengkorak.
Menyadur The Guardian Kamis (28/10/2021) tiga bocah itu ditemukan hidup bersama mayat saudaranya di sebuah apartemen di Houston, AS.
Nasib anak-anak tersebut terungkap pada Minggu sore ketika salah satu dari mereka, berusia 15 tahun, menelepon kantor sheriff county Harris.
Bocah tersebut mengatakan bahwa saudara laki-lakinya telah meninggal selama satu tahun dan mayatnya ada di dalam kamar.
Petugas menemukan seorang remaja dan dua saudara kandung berusia 10 dan tujuh tahun tinggal di apartemen tersebut, kata sheriff Ed Gonzalez.
"Tampaknya mayat itu sudah berada di sana dalam waktu yang lama," kata Gonzalez saat memberikan keterangan.
"Diyakini orang tua tidak tinggal di unit itu selama beberapa bulan. Ibu dari anak-anak dan pacarnya ditemukan tadi malam ... diwawancarai dan dibebaskan. [Layanan Perlindungan Anak] akan membantu anak-anak. Investigasi kami tetap berlangsung. Tidak ada tuntutan yang diajukan," jelas Gonzales.
Gonzalez mengatakan penyelidikan sedang dilakukan oleh unit pembunuhan kantor sheriff, pelecehan anak dan TKP.
Gonzalez juga mengatakan bahwa anak-anak itu hidup dalam kondisi yang sangat menyedihkan dan sangat mengganggu.
"Kami pasti mencari jawaban untuk anak-anak ini. Untungya mereka saling peduli dan menjaga, yang sangat menyedihkan … Saya pikir kakak melakukan yang terbaik yang dia bisa untuk menjaga yang lain," jelas Gonzales.
Seorang anak yang ditemukan tampak kekurangan gizi dan mengalami luka fisik, kata Gonzalez. Ketiganya dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa dan dirawat.
"Sepertinya ada makanan, jadi kami tidak tahu dari mana mereka mendapatkan makanan itu atau siapa yang meninggalkannya," jelas Gonzales.
Gonzales menambahkan: "Informasi awal yang kami dapatkan membuat kami percaya bahwa ini bukan hanya sesuatu yang telah berlangsung selama beberapa bulan, tetapi mungkin sudah sepanjang tahun. Anak-anak ini pantas mendapat jawaban, dan publik tidak boleh mentolerir hal seperti ini."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3494 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun