Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
32 Hewan Kurban di Gianyar Siap Dipotong dengan Protokol Covid-19
Dibagikan Kepada 2.000 Duafa Muslim-Non Muslim
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak 32 hewan kurban di Gianyar baik berupa sapi maupun kambing siap disembelih atau dipotong saat perayaan Hari Idul Adha, Jumat (31/7) mendatang dan berlangsung 2 kali dan akan dibagikan kepada 2.000 duafa muslim-non muslim.
[pilihan-redaksi]
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar, Muhammad Suyana, dikonfirmasi Selasa (28/7) memastikan, selama pemotongan dan pembagian tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Maka dari itu digelar dua kali, karena kami komitmen tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," jelasnya.
Dikatakan saat ini sudah terdapat sebanyak 32 hewan kurban yang siap dipotong. Rinciannya sebanyak 9 hewan qurban di Masjid Al'ala, sebanyak 17 ekor di wilayah Semabaung, sebanyak 4 ekor di Desa Belega, dan masing-masing 2 ekor di Banjar Pasdalem Gianyar dan Kelurahan Samplangan. Jumlah itupun kemungkinan bertambah menjelang hari H.
"Nanti pemotongan dilakukan di masing-masing masjid, namun untuk yang diwilayah Kota Gianyar akan dipusatkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Abianbase," jelasnya.
Nantinya, daging qurban ini akan dibagikan kepada total 2.000 duafa muslim dan non muslim di Kabupaten Gianyar.
"Nanti akan dibagikan kepada 2.000 duafa di Gianyar, itu sudah muslim dan non muslim. Nanti akan dibagikan di masing-masing masjid yang akan menggunakan sistem barcode biar lebih cepat," katanya.
Pada saat pembagian daging qurban akan dibatasi masing-masing sebanyak 100 jamaah pada setiap jamnya. "Mengingat adanya protokol kesehatan, nanti kami akan bagi masing-masing 100 jamaah setiap jamnya," ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli