Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
495 Anjing di Bali Positif Rabies, Renggut 13 Korban Jiwa
Selasa, 15 Desember 2015,
10:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Keganasan serangan rabies di Bali sampai saat ini telah menelan sebanyak 13 korban jiwa. Sementara jumlah anjing yang terindikasi positif rabies jumlahnya mencapai 495 ekor.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Propinsi Bali, Ketut Gede Nata Kasuma, dalam acara pembukaan kegiatan vaksinasi massal di Sasana Budaya Giri Kusuma, Bangli, Senin ( 14/12/2015).
Diakui, jumlah korban yang meninggal akibat rabies memang termasuk tinggi. Begitupula jumlah anjing yang positif terjangkit rabies.
Disebutkan, temuan anjing positif rabies mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dikatakan, tahun 2010 tercatat paling tinggi yakni 302 anjing yang postif rabies, sementara tahun 2015 mengalami peningkatan sebanyak 495 ekor.
“Upaya kita untuk memutus mata rantai penularan rabies, telah kita lakukan dengan berbagai cara seperti vaksinasi dan eliminasi,”ujarnya.
Lebih lanjut, untuk vaksinasi massal akan kembali dilaksanakan selama lima hari dengan melibatkan sebanyak 20 tim dari kabupaten / kota ( A-Team). Sasarannya, petugas akan menyasar anjing yang tercecer artinya yang belum tersentuh vaksinasi. Untuk tiap tim akan diperkuat personil sebanyak 6 orang , dimana 4 orang tugasnya sebagai penangkap , 1 orang sebagai pencatatan dan 1 orang lagi sebagi vaksinatur.
Sementara soal populasi anjing di Bangli, sebutnya, sesuai catatan sebanyak 45.000 ekor dengan rincian sebanyak 30.000 telah tervaksin , 5000 ekor dieliminasi. Sisanya 15.000 ekor belum divaksinasi.
“Sisa yang belum divaksin ini, akan kita sasar melalui program vaksinasi massal ini” jelasnya.
Disinggung cakupan wilayah yang disasar, Nata Kesuma mengatakan wilayah Kintamani menjadi sasaran prioritas. Sebab, lanjut dia, populasi anjingnya paling tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Meski demikian, pihaknya juga tidak akan mengabaikan kecamatan lain terutama yang masuk dalam zona merah rabies.[bbn/suaradewata]
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026