Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
7 Hari Pencarian, Remaja Terseret Banjir di Banjar Buleleng Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Upaya pencarian terhadap remaja yang terseret banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, atas nama Putu Wini (17), resmi dihentikan pada hari ketujuh, Kamis (12/3/2026). Hingga penutupan operasi, tim SAR belum berhasil menemukan korban.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan proses pencarian telah dilakukan secara maksimal sejak hari pertama kejadian.
“Pencarian sudah kami lakukan hingga hari ketujuh. Kami sudah menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa upaya yang dilakukan sudah maksimal,” ujarnya.
Tim SAR melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah titik di darat yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus banjir. Dalam proses tersebut, tim sempat mencium aroma tidak sedap yang diduga berasal dari jenazah korban.
Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pembongkaran menggunakan alat berat di lokasi yang dicurigai. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya tidak menemukan keberadaan korban.
Selain pencarian di darat, tim SAR juga melakukan penyisiran di wilayah perairan. Area pencarian diperluas hingga ke perairan Temukus dan Seririt di Kabupaten Buleleng.
“Kami sudah melakukan penyisiran sampai ke perairan Temukus dan Seririt. Namun sampai saat ini hasilnya masih nihil,” jelasnya.
Pihak SAR juga telah menyampaikan informasi kepada masyarakat serta para nelayan di wilayah pesisir agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban.
Selama proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah kondisi cuaca yang sempat kurang mendukung pada awal operasi.
Selain itu, lokasi kejadian juga dipenuhi tumpukan sampah serta material banjir yang cukup tebal sehingga menyulitkan proses pencarian dan memerlukan bantuan alat berat.
“Kendala di awal adalah cuaca. Belakangan juga banyak tumpukan sampah dan material, sehingga kami harus menggunakan alat berat untuk mengoptimalkan pencarian,” katanya.
Meski operasi pencarian resmi dihentikan, tim SAR memastikan tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan di lapangan.
“Kami sudah koordinasi dengan keluarga dan mereka memahami. Walaupun operasi ditutup, kami tetap memantau apabila ada informasi baru,” tandas Donny.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang