Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
8 Alasan Pemilihan Sumberkima Sebagai Lokasi Bandara Baru
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Sumberkima, Kabupaten Buleleng, dipilih menjadi lokasi pembangunan bandar udara baru di kawasan Bali utara. Dari hasil kajian, Sumberkima dianggap lebih mudah untuk dibangun bandara dibandingkan jika dibangun di Desa Kubutambahan (Buleleng Timur). Berikut 8 alasan pemilihan wilayah Sumberkima di Buleleng barat sebagai lokasi bandara baru.
1. Di Desa Sumberkima, Gerokgak, mayoritas kawasan berupa lahan kering. Pemukiman penduduk lebih jarang, diperkirakan ada sekitar 2.570 KK yang terkena dampak.
2. Jika dibangun di Kubutambahan, akan sulit memindahkan penduduk serta Pura Kahyangan Tiga dan kuburan di desa adat (pakraman) di Kubutambahan. Kubutambahan yang terletak di bagian timur Buleleng, kawasan yang terkena dampak merupakan wilayah persubakan dan padat permukiman penduduk. Terdapat sekitar 8.012 KK yang diprediksi terkena dampak. Pembangunan bandara akan menggusur 14 pura di dua kecamatan, dimana dua diantaranya merupakan pura cagar budaya.
3. Di dekat Sumberkima ada tanah milik Pemprov Bali seluas 650 hektar, sehingga pemerintah provinsi bisa berkontribusi dalam pembangunan bandara baru.
4. Wilayah Sumberkima berada di pinggir jalan nasional. Selain itu, jalur tol Kuta-Soka-Seririt rencananya akan dibangun dekat lokasi itu.
5. Jika dilakukan reklamasi di Sumberkima untuk pembangunan bandara, akan lebih mudah dengan kedalaman laut hanya 416 meter. Sedang di Kubutambahan, reklamasi lebih sulit dilakukan karena palung laut lebih dalam yakni 981 meter.
6. Sumberkima diapit 2 kawasan wisata
7. Sumberkima dekat pelabuhan laut, sehingga nanti mudah untuk mensuplai bahan bakar pesawat.
8. Lokasi di Sumberkima (Buleleng barat) juga gampang untuk menyerap pasar dari wilayah Jawa Timur. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan