Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
8 Alasan Pemilihan Sumberkima Sebagai Lokasi Bandara Baru
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Sumberkima, Kabupaten Buleleng, dipilih menjadi lokasi pembangunan bandar udara baru di kawasan Bali utara. Dari hasil kajian, Sumberkima dianggap lebih mudah untuk dibangun bandara dibandingkan jika dibangun di Desa Kubutambahan (Buleleng Timur). Berikut 8 alasan pemilihan wilayah Sumberkima di Buleleng barat sebagai lokasi bandara baru.
1. Di Desa Sumberkima, Gerokgak, mayoritas kawasan berupa lahan kering. Pemukiman penduduk lebih jarang, diperkirakan ada sekitar 2.570 KK yang terkena dampak.
2. Jika dibangun di Kubutambahan, akan sulit memindahkan penduduk serta Pura Kahyangan Tiga dan kuburan di desa adat (pakraman) di Kubutambahan. Kubutambahan yang terletak di bagian timur Buleleng, kawasan yang terkena dampak merupakan wilayah persubakan dan padat permukiman penduduk. Terdapat sekitar 8.012 KK yang diprediksi terkena dampak. Pembangunan bandara akan menggusur 14 pura di dua kecamatan, dimana dua diantaranya merupakan pura cagar budaya.
3. Di dekat Sumberkima ada tanah milik Pemprov Bali seluas 650 hektar, sehingga pemerintah provinsi bisa berkontribusi dalam pembangunan bandara baru.
4. Wilayah Sumberkima berada di pinggir jalan nasional. Selain itu, jalur tol Kuta-Soka-Seririt rencananya akan dibangun dekat lokasi itu.
5. Jika dilakukan reklamasi di Sumberkima untuk pembangunan bandara, akan lebih mudah dengan kedalaman laut hanya 416 meter. Sedang di Kubutambahan, reklamasi lebih sulit dilakukan karena palung laut lebih dalam yakni 981 meter.
6. Sumberkima diapit 2 kawasan wisata
7. Sumberkima dekat pelabuhan laut, sehingga nanti mudah untuk mensuplai bahan bakar pesawat.
8. Lokasi di Sumberkima (Buleleng barat) juga gampang untuk menyerap pasar dari wilayah Jawa Timur. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3495 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1321 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun