Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
80 Pelaku Perjalanan Belum Vaksin Terjaring Masuk Bali per Hari
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya Jembrana dipadati pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang hendak masuk ke Bali saat liburan akhir tahun.
Meski ada pemberlakukan persyaratan wajib membawa bukti vaksinasi covid-19, namun masih saja ada PPDN yang kedapatan belum vaksin.
Hal tersebut terbukti saat Polres Jembrana membuka gerai vaksin di pos pelayanan pintu keluar Bali. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana Senin (27/12/2021) mengatakan, tercatat jumlah PPDN yang terjaring belum vaksin sebanyak 70 hingga 80 orang per harinya.
“Sebagian mereka yang kedapatan terjaring tidak vaksin kebanyakan dari luar Bali. Yang terjaring tersebut baik yang masuk maupun yang keluar Bali,” kata Kapolres.
Terkait dengan pemeriksaan orang, kendaraan dan barang, menurut Kapolres Dewa Gede Juliana tetap memeriksa sesuai protap yang sudah berjalan.
Selain itu, pihaknya tetap menekankan kepada PPDN yang keluar dan masuk Bali tetap melengkapi syarat protokol kesehatan demi kelancaran dan kenyaman.
Ia juga mengimbau kepada pelaku perjalanan untuk melengkapi syarat perjalanan diantaranya wajib vaksin dosis II dan rapid tes antigen yang berlaku 2x24 jam serta aplikasi PeduliLindungi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun