Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Positif Virus Corona Dirawat di Jepang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengatakan, saat ini terdapat 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dirawat di Jepang lantaran positif virus Corona.
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya, terdapat 4 orang dari Kapal Diamond Princess yang positif terjangkit virus.
"Saya terangkan nih, WNI yang kena kan juga dirawat oleh pemerintah Jepang sembilan orang," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan ada empat WNI kru kapal pesiar Diamond Princess yang positif terjangkit virus corona kini sudah dirawat di salah satu rumah sakit Jepang. Dia memastikan pihak KBRI di Jepang juga terus memantau kondisi empat WNI itu.
"Sampai saat ini saya telah menerima info ada 4 yang positif kena virus corona di kapal pesiar Diamond yang ada di Jepang. Itu sudah dibawa ke RS di Jepang. KBRI selalu memantau itu," kata Jokowi di Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Kamis (20/2/2020).
Menurut dia, saat ini masih ada 74 WNI kru di kapal pesiar itu yang masih negatif terpapar virus asal Wuhan, China itu. Jokowi memastikan bahwa Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan perusahaan dan otoritas Jepang terkait kondisi 74 WNI itu.
"Kita ingin memastikan mereka mendapat perlakuan sesuai protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan WHO," jelasnya.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1579 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1192 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1038 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 912 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah