Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
95 WNI Kehilangan Tempat Tinggal Imbas Gempa Ishikawa Saat Tahun Baru
beritabali.com/cnnindonesia.com/95 WNI Kehilangan Tempat Tinggal Imbas Gempa Ishikawa Saat Tahun Baru
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) kehilangan tempat tinggal akibat gempa bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Prefektur Ishikawa, Jepang, pada Senin (1/1).
Merujuk pada data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo per Minggu (7/1), WNI terdampak berjumlah 183 orang di sembilan titik lokasi di Prefektur Ishikawa.
WNI yang telah kembali ke kediaman masing-masing tercatat 170 orang, sementara yang masih di lokasi penampungan berjumlah 13 orang di dua lokasi.
Dari hasil penelusuran Tim KBRI Tokyo dengan dibantu simpul masyarakat, WNI yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 95 orang, yaitu 38 orang di Ogi, 25 orang di Suzu, 27 orang di Saikai, dan Wajima lima orang.
Terkait hal itu, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan logistik kepada para WNI terdampak berupa air mineral, makanan siap saji, tisu dan kebutuhan pokok lainnya.
Dia menambahkan pihaknya juga terus mendata WNI terdampak gempa untuk dapat diketahui keberadaan dan kondisi hunian mereka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga Sabtu (6/1), gempa tersebut telah menelan 110 korban jiwa, 414 cedera dan 211 orang masih dinyatakan hilang.
KBRI Tokyo mengonfirmasi bahwa tidak terdapat korban jiwa WNI.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1493 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1127 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 972 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 860 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik