Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Ada Ular Kobra di Kantor Kominfo Jembrana, Pegawai Ketakutan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kantor Pemkab Jembrana dihebohkan oleh seekor ular jenis kobra di kantor Kominfo Jumat (07/01/2022) sekitar pukul 09.00 WITA.
Pegawai yang sedang melakukan bersih-bersih ruangan Kabid sontak menjerit ketakutan lantaran ada seekor ular di bawah kolong lemari.
Ular berbisa mematikan tersebut diperkirakan panjang 50 cm. Kabid Inaf Kominto I Ketut Raka menjelaskan, ular tersebut memang sudah ada di ruangan sebelum para pegawai datang bekerja.
"Kami sangat kaget hingga ada beberapa pegawai melarikan diri keluar," terangnya.
Atas temuan tersebut pihaknya langsung menghubungi Satpol PP melalui aplikasi JES.
Sementara Kasatpol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya membenarkan kejadian tersebut. Ular kobra tersebut sudah berada di dalam ruangan sebelumnya.
"Diduga ular tersebut masuk kemarin malam, pagi-pagi para pegawai tiba-tiba melihat ular kobra duluan berada di dalam ruangan," ujarnya.
Informasi adanya ular kobra di kantor kominfo, pihaknya langsung mengerahkan anggota damkar dengan peralatan penangkap ulang langsung ke kantor Kominfo hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari kantor Satpol PP.
"Hanya membutuhkan 20 menit ular tersebut bisa ditangkap oleh petugas kami dan langsung diamankan petugas," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3353 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun