Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 4 Agustus 2026
Agustus 2017, Utang Luar Negeri US$340,5 Miliar
Selasa, 17 Oktober 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Mau tahu berapa jumlah utang luar negeri (ULN) selama Agustus 2017? Bank Indonesia (BI) merilis adanya kenaikan 4,7% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi US$340,5 miliar.
Atau setara Rp 1.426 triliun (kurs Rp13.000/US$) dengan rasio di kisaran 34% dari produk domestik bruto (PDB). "Rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara dengan kemampuan ekonomi setara (peers)," menurut Publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia diumumkan di Jakarta, Senin (16/10/2017).
[pilihan-redaksi]
Dari total utang tersebut, ULN yang dipinjam swasta mencapai US$165,6 miliar, naik 0,1% (yoy) setelah data Juli 2017 turun 1,1% (yoy). Porsi utang swasta tersebut mencapai 48,6% dari total ULN
ULN sektor publik atau yang dipinjam pemerintah dan bank sentral, sebesar US$174,9 miliar. Terjadi kenaikan 9,5%(yoy), lebih tinggi 9,2% (yoy) ketimbang Juli. Porsi utang publik ini mencapai 51,4% dari total ULN. "Berdasarkan jangka waktu asal, pertumbuhan ULN jangka panjang dan jangka pendek tetap terkendali," tulis BI.
Untuk ULN jangka panjang mengalami pertumbuhan 3,3% (yoy) di Agustus 2017. Pertumbuhannya naik dibandingkan Juli 2017 yang mencapai 2,6% (yoy). Sedangkan ULN berjangka pendek, tumbuh 14,6% (yoy), lebih tinggi ketimbang Juli 2017 sebesar 13,1% (yoy).
Adapun, jumlah ULN berjangka panjang sebesar US$294,7 miliar, atau 86,5% dari total ULN. Terdiri dari ULN sektor publik sebesar US$172,6 miliar dan ULN sektor swasta sebesar US$122,1 miliar.
Jumlah ULN berjangka pendek tercatat US$45,8 miliar, terdiri dari ULN sektor swasta US$43,5 miliar dan ULN sektor publik sebesar US$2,3 miliar.
Hingga akhir Agustus 2017, ULN swasta masih terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih (LGA). Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta, mencapai 76,8%. Atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. "BI memandang perkembangan ULN pada Agustus 2017 tetap sehat dan terkendali," tulis BI dalam laporannya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 834 Kali
02
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 755 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 678 Kali
04
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 390 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 354 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026