Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Akhir dari Kasus Dua Oknum Mahasiswa Menghamburkan Sampah di Desa Saba Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dua oknum mahasiswa inisial GNA dan GLA yang diamankan karena membuang sampah di Jalan Pinda, Desa Saba, Blahbatuh, kini berakhir damai. Kedua pihak, yakni pihak desa dan oknum mahasiswa didamaikan oleh Polsek Blahbatuh.
Dari pihak desa, hadir perbekel, Bendesa, Kelian dan pecalang. Dari pihak oknum mahasiswa hadir keluarga mereka. Keluarga terlapor menyampaikan permohonan maaf. Begitu pula dari pihak desa adat telah menerima maaf. Selanjutnya, kedua pihak membuat surat pernyataan.
Perbekel Saba I Ketut Redhana, mengapresiasi jajaran Polsek Blahbatuh mengatasi persoalan-persoalan di Desa Saba. Saat viral dan masyarakat resah dengan aksi menghamburkan sampah ke jalanan, dengan cepat polisi menangkap oknum mahasiswa itu.
“Terima kasih atas respons kepolisian Polsek Blahbatuh. Kami menekankan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi dua oknum mahasiswa sempat viral di media sosial pada Jumat malam (26/5). Sampah yang diletakkan di pinggir jalan dihamburkan oleh dua pelaku. Kemudian Senin (29/5) dia pelaku diamankan.
Terkait motif kejadian, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Made Tama menerangkan mereka di bawah pengaruh alkohol.
“Kedua pelaku mengakui perbuatannya. Tidak boleh mengulang kembali,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 845 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 773 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 747 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 392 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun