Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Alami Kelainan Jantung dan Gizi Buruk, Bayi 2 Bulan Tergolek Lemas di RSUD Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bayi perempuan berusia dua bulan terbaring lemah di salah satu ruangan perswatan RSUD Karangasem setelah didiagnosa menderita Gizi Buruk dan Kelainan Jantung.
[pilihan-redaksi]
Ni Putu Ita Krisnadewi begitu pasangan suami istri, Kadek Ariasa (36) dan Desak Gede Sasih (35) warga Banjar Galiran, Kelurahan Subagan, Karangasem memberikan nama untuk buah hatinya itu.
Air mata sang ibu tak terbendung lagi melihat kondisi putri pertamanya tersebut, bagaimana tidak ibu mana yang tak sedih menyaksikan buah hatinya tergolek lemah tak berdaya dengan selang oksigen terpasang pada hidung dan selang infus menancap di pergelangan tangannya.
Diceritakan Desak, sebelum putrinya dinyatakan mengalami gizi buruk dan kelainan pada jantung. Awalnya sekilas bayinya nampak normal. Waktu itu, Desak pertama kali memeriksakan kondisi Bayi Krisnadewi ke Puskesmas Karangasem. Dari hasil pemeriksan bayinya dikatakan mengalami gizi buruk dan ada gangguan pada paru-parunya.
Oleh Dokter Puskesmas yang menanganinya saat itu, bayi Krisnadewi kemudian dirujuk untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Karangasem. Dari hasil diagnosa sementara, bayi Krisnadewi mengalami gizi buruk dan gangguan pada jantungnya.
“Rencananya anak saya ini akan dirujuk ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut," kata Desak sembari menggendong putrinya tersebut ketika rombongan Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri datang menjenguk kondisi bayi mungil itu.
Kepada Bupati Mas Sumatri, Desak mengungkapkan kegundahannya atas rencana perujukan bayinya ke RSUP Sanglah. Pasalnya kondisi perekonomian pasangan yang sudah menikah selama tiga tahun ini bisa dibilang berada di bawah garis kemiskinan.
Untuk hidup dan makan sehari-hari saja, Desak sering berhutang, mirisnya Desak dan suaminya tidak memiliki KTP dan Kartu Keluarga.
Mengetahui keadaan pasangan muda ini, Bupati Mas Sumatri sontak merasa sangat prihatin, disana Mas Sumatri langsung meminta serta meminta kepada Disdukcapil agar segera memprosesnya dengan waktu selama dua jam.
“Kami Pemerintah Daerah Karangasem sudah megambil langkah-langkah untuk membantu pengobatan bayi ini. Dan rencananya besok akan dirujuk ke RSUP sanglah. Saya akan pantau terus perkembangannya!” ujar Bupati Mas Sumatri.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 855 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 787 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 787 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 404 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun