Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Alot, Proses Pendaftaran Gus Par-Pandu di KPU Karangasem Berlangsung 8 Jam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Butuh waktu sekitar 8 Jam bagi pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par) - Wayan Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu) merampungkan proses pendaftaran di KPU Karangasem pada Selasa (27/8/2024).
Alotnya proses pendaftaran pasangan bakal calon (pasbalon) Gus Par-Guru Pandu tersebut disebabkan oleh terjadinya proses pengunggahan ulang data ke Aplikasi Silon, karena sehari sebelumya tim dari Gus Par-Pandu belum mencantumkan Golkar sebagai pengusung karena rekomendasi Golkar baru dipastikan pagi ini.
"Tadi penyampaian masuk jam 10.00 WITA, karena yang diunggah sebelumnya ke silon baru satu dari Nasdem saja, sedangkan rekomendasi Golkar baru masuk tadi pagi, sehinga memerlukan waktu untuk mengunggah ulang agar rekomendasi Golkar bisa masuk ke dalam daftar pengusung paslon," kata Ketua KPU Karangasem, I Putu Darma Budiasa ditemui usai menerima pendaftaran paslon.
Terlepas dari proses yang memakan waktu tersebut, Budiasa juga menyampaikan bahwa untuk syarat pencalonan yang diserahkan oleh I Gusti Putu Parwata - Pandu Prapanca Lagosa dinyatakan sudah lengkap sesuai dengan yang diamanatkan oleh undang-undang.
Usai merampungkan proses pendaftaran, pasangan calon Gus Par-Pandu langsung diberikan surat pengantar ke RS Bali Mandara untuk melaksanakan tes kesehatan dan kejiwaan sebagai tahapan setelah pendaftaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4493 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2306 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1895 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1029 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun