Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Anak Kades Terlibat Kasus Pembunuhan Terduga Dukun Santet
BERITABALI.COM, NTB.
Pemerintah Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat akhirnya menyerahkan tiga orang pembunuh terduga dukun santet yang rumahnya dibakar pekan lalu ke Polres Bima Kota, Senin (15/2).
Satu dari tiga pelaku adalah anak Kepala Desa setempat. Kapolres Bima Kota melalui Kassubag Humas, IPDA Ridwan mengungkapkan, penyerahan terduga para pembunuh ditemani para tokoh Desa Kawuwu, sekitar pukul 10.30 WITA.
“Awalnya proses penyerahan dilakukan di kediaman M Saleh selaku Kepala Desa Kawuwu,” jelas IPDA Ridwan, Senin, (15/2).
Penyerahan itu, lanjut Ridwan, sesuai hasil kesepakatan bersama pihak desa, tokoh masyarakat serta Polsek Langgudu pada hari Minggu (14/2) kemarin.
Sementara ini, kata dia, ketiga terduga pelaku itu HA (25 tahun) yang tidak lain adalah anak Kepala Desa Kawuwu. Dan pelaku lainnya yakni JU (25 tahun) dan SA (38 tahun). Mereka adalah petani di Desa Kawuwu.
"Penyerahan ketiga terduga pelaku ini langsung melibatkan Kepala Desa Kawuwu, Sekdes, Ketua BPD dan disaksikan para tokoh serta masyarakat di Dusun Kalemba," ujar Ridwan.
Seperti pemberitaan sebelumnya, pada Rabu (10/2) dini hari lalu rumah pasangan suami istri Inaq Haja (60 tahun dan A Latif (65 tahun) yang diduga dukun santet, dibakar massa saat mereka tertidur pulas. Tidak hanya rumah yang dibakar, Pasutri tersebut dibacok hingga sang istri harus meregang nyawa karena luka serius yang dialami.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 855 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 787 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 785 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 404 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun