Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Anak Pengidap HIV di Gianyar Di-Bully, KPPAD Turun Tangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Anak pengidap HIV di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Gianyar dikunjungi Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Kadek Ariasa. Ternyata di sekolah, anak itu dibully oleh seorang temannya.
“Info dari guru, anaknya (tukang bully, red) memang agak jahil,” ujar Ariasa, komisioner asal Desa Mas.
Ariasa diskusi langsung di kelas dengan teman sekolahnya. “Kami sudah ingatkan bahwa membully itu ada risiko hukum dan itu tidak baik untuk diri sendiri atau teman lainnya,” ujarnya.
Mendengar pemaparan, akhirnya teman pembully minta maaf. “Dia janji tidak akan mengulangi menjahili anak itu (pengidap HIV),” jelasnya.
Saat belajar di kelas, ada adik sepupu yang ikut menjaganya. “Tapi melihat kondisi mental si anak labil karena faktor sakit dan minum obat berkala,” ujarnya.
Selain itu, faktor mental psikologis berdampak. Sebab, anak itu hidup tanpa ayah ibu. “Sehingga berpengaruh pada emosinya,” jelasnya.
Lanjut dia, kondisi anak itu juga sedikit gatal. “Karena terlambat minum obat HIV-nya. Sehingga butuh segera dikonsultasikan ke pelayanan kesehatan sesuai petunjuk dokter yang mengawasi,” imbuhnya.
Ariasa mengajak semua pihak memberi perhatian dan uluran tangan. “Berupa dukungan pengobatan dan perhatian pada tumbuh kembang kehidupan si anak ke depannya,” pintanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3505 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1322 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 691 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun