Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Anggota TNI Serang Polres Jayawijaya, Sejumlah Kaca Ruangan Pecah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah anggota TNI menyerang dan merusak Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kaca-kaca ruangan di Polres Jayawijaya pecah terkena lemparan batu.
"Kita sedang periksa semua yang terlibat (penyerangan Polres Jayawijaya)," ujar Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Izak Pangemanan saat dimintai konfirmasi, Minggu (3/3), dikutip dari detik.com.
Insiden penyerangan terjadi pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 20.10 WIT. Izak memastikan anggota TNI yang terlibat penyerangan itu akan disanksi.
"Tentunya akan ada sanksi bagi yang melanggar aturan," ujarnya.
Dari informasi yang diterima, anggota TNI yang melakukan penyerangan datang ke lokasi menggunakan 1 truk dan 2 mobil. Mereka membawa senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi).
Aksi penyerangan ini diduga buntut dari keributan antara personel Batalyon 757/WMS dengan warga di Lapangan Futsal Pilamo. Kemudian, polisi melaporkan masalah ini kepada Subdenpom Wamena.
Tak lama setelah itu, anggota TNI tiba-tiba mendatangi Polres Jayawijaya. Mereka langsung menyerang dan merusak sejumlah ruangan Polres Jayawijaya.
Akibat aksi penyerangan itu, 8 kaca jendela ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jayawijaya pecah. Lalu, 4 jendela ruang Sie Propam dan 2 jendela ruang Kasat Lantas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3337 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 916 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 675 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun