Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anjing Positif Rabies, Pemkab Buleleng Eliminasi Anjing Liar di Kendran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng menyisir sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi berkumpulnya anjing liar di Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng, Selasa (10/3).
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kasus gigitan anjing liar yang menimpa belasan pengunjung di kawasan Pasar Buleleng pada Minggu (8/3) lalu.
Anjing yang tidak memiliki pemilik langsung diamankan dan dilakukan eliminasi tertarget guna mencegah potensi penularan Rabies kepada masyarakat.
Lurah Kendran, Made Sumardika mengatakan pihaknya telah menginformasikan rencana penanganan tersebut kepada warga. Sosialisasi dilakukan melalui grup komunikasi warga dan para kepala lingkungan agar masyarakat memahami langkah yang diambil pemerintah.
“Kami berharap langkah ini dapat menekan jumlah anjing liar yang berkeliaran dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Dari hasil pemantauan memang masih ditemukan cukup banyak anjing tanpa pemilik di wilayah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, I Made Suparma menjelaskan pihaknya menerjunkan tiga tim khusus untuk melakukan penanganan terhadap anjing liar yang berada di sekitar Kelurahan Kendran.
Langkah ini terpaksa dilakukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa anjing liar yang sebelumnya menggigit belasan warga pada Minggu (8/3) dinyatakan positif rabies.
Suparma menambahkan, capaian vaksinasi anjing di Kelurahan Kendran sejatinya sudah cukup tinggi. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan pelaksanaan vaksinasi darurat apabila kondisi di lapangan memerlukan langkah tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bertanggung jawab dalam memelihara hewan penular rabies, khususnya anjing, seperti tidak melepasliarkan serta rutin melakukan vaksinasi.
"Kami tidak melarang masyarakat memelihara anjing. Namun pemilik harus bertanggung jawab, termasuk memastikan hewan peliharaannya sudah divaksin dan tidak dilepasliarkan," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan