Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Antrean Kendaraan Menyeberang di Gilimanuk Hingga 12 Jam
Cuaca Ekstrem di Selat Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak sebulan terakhir perubahan cuaca yang cukup ekstrem kerap terjadi di selat Bali. Bahkan sejak seminggu ini angin kencang dan gelombang tinggi mengganggu aktivitas penyeberangan Gilimanuk-Ketapang.
Dari informasi, akibat melambatnya aktivitas angkut dan bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk menyebabkan antrean kendaraan yang akan menyebrang ke Pulau Jawa.
Bahkan, Selasa (28/06/2022) diinformasikan antrean kendaraan hingga 12 jam untuk menyeberang. Kendaraan truk dan pribadi sampai memenuhi areal parkir Pelabuhan.
Lamanya menunggu masuk kapal dibenarkan oleh salah satu sopir mobil boks Ahmad Subandi asal Jember.
"Saya antre sudah lebih dari 3 jam, karena infonya ombak besar jadi kapal agak lambat," ungkapnya, Selasa (28/06/2022).
Terkait dengan cuaca buruk dan pelayanan penyebrangan ada keterlambatan, Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan menjelaskan, cuaca buruk di Selat Bali menjadi faktor penyebab aktivitas kapal terganggu.
"Nahkoda Kapal memilih lebih waspada dan berhati-hati saat berlayar untuk menghindari insiden. Bahkan jika cuaca sangat buruk maka akan dilakukan penutupan sementara sampai cuaca kembali normal," jelasnya, Rabu (29/06/2022).
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 832 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 755 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 672 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 390 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun